Dibaca
12
kali
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad menerima penyerahan senjata api rakitan jenis penabur, Rabu (13/11/2024). (aset: hilman/katakaltim)

Warga Perbatasan RI-Malaysia Serahkan Senjata Api ke Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

Penulis : Hilman
14 November 2024
Font +
Font -

NUNUKAN — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 11 Kostrad menerima penyerahan senjata api rakitan jenis penabur, Rabu (13/11/2024).

Senjata itu berasal dari seorang warga berinisial MRD (28) dari Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, secara sukarela di Pos Tembalang SSK III Satgas Pamtas.

Langkah ini diawali dengan informasi anggota Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman di salah satu rumah warga di Desa Pembeliangan terdapat senjata rakitan.

Baca Juga: Barang bukti handphone dan narkoba yang diamankan di Pelabuhan Aji Putri Nunukan (aset: katakaltim)Penyelundupan 156 Gram Sabu dari Malaysia Diamankan di Pelabuhan Aji Putri

Setelah mendapat berita tersebut, personel Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad melaksanakan anjangsana beberapa kali ke rumah MRD untuk membangun komunikasi dan memberikan pemahaman mengenai bahaya serta aturan hukum kepemilikan senjata api ilegal.

Baca Juga: Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia bersama Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman gagalkan upaya pengiriman 5 orang Calon Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural (CPMI-NP) di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Selasa 21 Januari 2025. (Dok: Kodam/Mulawarman)Petugas Gagalkan Pengiriman 5 Calon Pekerja Migran Non Prosedural di Perbatasan RI-Malaysia

Dalam pertemuan itu, anggota Satgas Pamtas menjelaskan bahwa warga yang menyerahkan senjata secara sukarela tidak akan dikenakan sanksi hukum.

Atas dasar kepercayaan dan pengertian tersebut, MRD akhirnya menyatakan kesediaannya menyerahkan senjata rakitan jenis penabur yang biasa digunakan untuk berburu dan menjaga kebun sawitnya kepada pihak Satgas Pamtas.

Senjata yang diserahkan kini berada dalam pengamanan Pos Tembalang dan akan dibawa menuju Kotis Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad untuk diteruskan ke pihak berwenang sebagai bagian dari prosedur lebih lanjut.

Terpisah, Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto, saat dikonfirmasi menegaskan penyerahan senjata secara sukarela ini mencerminkan hasil positif dari upaya komunikasi

“Dengan pendekatan persuasif yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia dengan masyarakat di wilayah perbatasan, demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan RI dan Malaysia,” jelasnya. (*)

Font +
Font -
# ePaper
Lebih Banyak >