Dibaca
75
kali
Toko Junjung Buih di Kabupaten Kutai Timur menyajikan aneka kerajinan tangan warga lokal dengan nilai estetik. (aset: ainun/katakaltim.com)

Toko Junjung Buih: Sajikan Oleh-oleh Khas Kalimantan dengan Sentuhan Budaya Dayak

Penulis : Ainun
 | Editor : Redaksi
30 November 2024
Font +
Font -

KUTIM — Berdiri sejak Juni 2016 lalu, Toko Junjung Buih di Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) kini menjadi pilihan utama bagi siapa saja yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Kalimantan.

Toko Junjung Buih, yang berlokasi di Jl. Sulawesi Ujung, Perum PS Jaya No. A1, Sangatta Utara, telah menjadi salah satu usaha yang terkenal di wilayah Kaltim.

Khususnya bagi para perantau dan wisatawan yang mencari oleh-oleh khas dari daerah tersebut.

Baca Juga: Suku di Kalimantan Timur (foto:ist)Berikut Suku-suku yang Ada di Kalimantan Timur, Ternyata Banyak...

Pemilik toko, Haidir Alam dalam wawancaranya dengan katakaltim.com, mengatakan toko ini didirikan dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat yang kerap kebingungan mencari buah tangan khas Kalimantan tatkala mereka hendak pulang ke kampung halaman.

Baca Juga: Hasbar, Analis Kebijakan Ahli Muda di Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim (aset:puji/katakaltim)Dispora Kaltim Dorong Produktivitas ASN Melalui Program Olahraga di OPD

Katanya usaha ini berawal dari pengamatan terhadap kondisi masyarakat Sangatta, yang mayoritas adalah pendatang dari berbagai daerah.

Banyak dari mereka yang acapkali kesulitan mencari oleh-oleh yang menggambarkan kekayaan serta kekhasan budaya Kalimantan.

Melihat peluang tersebut, Haidir, yang juga seorang pengusaha lokal, memutuskan membuka toko penyedia berbagai macam produk khas Kalimantan.

Mulai dari kerajinan tangan hingga obat herbal, toko ini bertujuan menawarkan keunikan dan kekayaan budaya daerah yang belum banyak dikenal.

Salah satu alasan pemilik memilih usaha ini adalah keinginannya memperkenalkan produk-produk buatan asli masyarakat Dayak, seperti tas manik dengan motif khas Dayak, mandau, tameng, gelang, serta hiasan tradisional lainnya.

Selain itu, Toko Junjung Buih juga menyajikan berbagai obat-obatan herbal yang diwariskan oleh nenek moyang, seperti bawang dayak, pasak bumi, bajakah, minyak urut dayak, minyak burung bubut, hingga minyak buah ulin.

Semua produk tersebut, katanya, dikenal memiliki sejumlah khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh.

Tidak hanya itu, toko ini juga berkomitmen melestarikan budaya lokal dengan menawarkan pakaian, syal, tas, dan kain songket dengan desain khas Kalimantan, yang semakin langka seiring berjalannya waktu.

“Dengan demikian, setiap produk yang dijual, tidak hanya menjadi oleh-oleh, tetapi juga sarana memperkenalkan dan menjaga warisan budaya daerah,” ucapnya, Sabtu (30/11/2024).

Dirinya berharap usaha ini bisa menjadi pusat oleh-oleh utama bagi siapa saja yang mengunjungi Kaltim, baik untuk masyarakat lokal di Kutim maupun bagi wisatawan dari luar kota.

Selain itu, dia juga berkomitmen untuk bisa mendukung para pengrajin lokal agar lebih semangat mengolah produk mereka, serta turut dalam melestarikan budaya Dayak yang dinilai kian terpinggirkan.

Dengan berbagai produk unggulan dan komitmen melestarikan warisan budaya Dayak, Toko Junjung Buih semakin dikenal sebagai pilihan utama bagi mereka yang ingin membawa pulang oleh-oleh yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya yang kaya.

"Toko Junjung Buih bukan hanya sekadar tempat untuk membeli oleh-oleh, tapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya serta produk-produk lokal yang sarat dengan nilai sejarah dan tradisi," terangnya.

Toko Junjung Buih siap melayani pengiriman ke luar kota, sehingga siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan Kaltim, dapat memesan langsung dan menikmati keindahan produk khas daerah ini. Anda bisa menghubungi nomor pemilik via WhatsApp (0821-5561-7602). (*)

Font +
Font -
# ePaper
Lebih Banyak >