Srianti warga gang Jasa RT 20 kelurahan Sungai Dama kecamatan Samarinda Ilir saat dibantu Babinsa untuk naik ke ambulance.

BPJS Nunggak Rp 1,5 Juta, Warga Samarinda Takut Berobat

Penulis : Chaliq Pratama
23 January 2024
Font +
Font -

SAMARINDA - Srianti warga gang Jasa RT 20 kelurahan Sungai Dama kecamatan Samarinda Ilir harus menahan sakit hingga seminggu.

Pasalnya wanita yang bekerja sebagai tenaga kebersihan di perusahaan farmasi ini tidak mampu membayar tunggakan BPJS yang nilainya mencapai Rp 1,5 juta.

Mendapatkan informasi adanya warga yang sakit dan tidak dapat berobat Serda Azmiadi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sungai Dama kecamatan Samarinda Ilir langsung mengantarkan Srianti ke rumah sakit (RS) Dirgahayu.

Baca Juga: Kartu BPJS KesehatanBerikut 21 Daftar Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

“Alhamdulillah warganya mau dibawa ke rumah sakit, masalah biaya kami akan usulkan ke Dinsos agar beliau bisa dibiayai melalui biaya pemerintah,” kata Azmiadi, Senin (22/01)

Baca Juga: Pelaku penyalahgunaan narkotika di Samarinda (foto:humaspolrestasamarinda)Kepolisian Samarinda Kembali Ungkap Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Saat ini, lanjut Azmiadi,  Srianti sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit Dirgahayu. Semoga penyakitnya bisa diobati dan bisa kembali kerja untuk membiayai kebutuhan sehari hari.

Sementara itu Srianti yang ditemui di rumahnya mengatakan bahwa ia tidak dapat menjalani pengobatan karena tidak memiliki biaya untuk membayar tunggakan BPJS.

“Saya senang sudah dibantu, lanjut Srianti, namun saya masih was-was untuk biaya berobat jika memang nanti dirawat,”ungkapnya.

Ditanya mengenai penyakitnya Srianti mengatakan bahwa ia memiliki riwayat penyakit Diabetes Melitus, namun saat ini sudah seminggu mengalami penyakit gangguan pencernaan.

Sudah seminggu mengalami gangguan pencernaan sudah sempat mencoba berobat namun ditolak karena belum bayar BPJS. “Yah mudah mudahan setelah menjalani perawatan bisa segera sehat, sehingga bisa segera bisa kembali bekerja,” pungkas Srianti penuh harap. (*)

Font +
Font -