Pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Beton, Desa Nehas Liah Bing, Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Jumat 6 Desember 2024 kini ditahan di Polsek Muara Wahau Rabu 12 November 2024. (dok: humas Polres Kutim)

Polisi Bekuk 2 Pelaku Penganiayaan di Muara Wahau Kutim

Penulis : Caca
11 December 2024
Font +
Font -

KUTIM — Pelaku penganiayaan berat yang terjadi di wilayah Jalan Beton, Desa Nehas Liah Bing, Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Jumat 6 Desember 2024 lalu. Akhirnya ditangkap polisi.

Kapolres Kutim AKBP Chandra Hermawan melalui Kapolsek Muara Wahau, AKP Satria Yudha membeberkan Korban SI (34), yang tengah berbincang dengan Y (55), tiba-tiba diserang oleh seseorang tak dikenal menggunakan parang.

Serangan tersebut menyebabkan luka serius di wajah dan tangan korban, yang langsung dilarikan ke RS Kudungga Sangatta untuk perawatan intensif.

Baca Juga: Fasilitator Nasional Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Sudirman Latief saat dijumpai di ruang Meranti Kutai Timur dalam agenda pelatihan konvensi hak (aset: caca/katakaltim.com)Peringkat KLA Kutim Masih di Posisi Madya, Apa Kendalanya?

“Pelaku melarikan diri meninggalkan sebilah parang di lokasi kejadian,” ucap Kapolsek dalam pers rilis yang diterima katakaltim, Rabu (11/12/2024).

Baca Juga: Polisi proses dugaan penganiayaan di Berau (foto: humas polres Berau)Gegara Mau Karaokean, Pria di Berau Sampe Baku Hantam

Polsek Muara Wahau pun segera melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi dua pelaku, yakni JB (29) dan AA (25).

Tim gabungan Polsek Muara Wahau dan Tim MACAN Satreskrim Polres Kutim melakukan koordinasi untuk mencari keberadaan para pelaku.

“Pada Selasa, 10 Desember 2024, informasi menunjukkan keduanya berada di Surabaya,” ucapnya.

Barang bukti yang disita dari tempat kejadian meliputi sebilah parang sepanjang 56 cm, topi hitam merek Louis Vuitton, celana pendek merek Pull & Bear warna hitam, serta kaos bercorak loreng bertuliskan “Wassup”.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif penganiayaan diduga kuat karena pelaku sakit hati terhadap perkataan korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dibawa kembali ke Polsek Muara Wahau guna proses hukum lebih lanjut.

Polsek menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal.

“Kami akan memproses kasus ini secara transparan dan tuntas demi memberikan rasa keadilan kepada korban dan masyarakat,” ujar AKP Satria. (*)

Font +
Font -
# ePaper
Lebih Banyak >