Dibaca
324
kali
Ilustrasi Basri Rase, Chusnul Dhihin, dan Syafruddin (dok: kolase/katakaltim)

Pengurus DPC PKB Bontang Mau Undur Diri Jika Basri Diberi Sanksi, Syafruddin: Suruh Cepat-cepat

Penulis : Agu
13 May 2024
Font +
Font -

Bontang — Figur fanatik Basri Rase di internal PKB Bontang mengaku bakal mundur dari kepengurusan bila kosong satu Bontang dijatuhkan sanksi oleh partai. Hal ini dinyatakan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PKB Bontang Firman Nawawi.

“Memang banyak yang mau hengkang itu kalau sudah ada keputusan dari DPW atau DPP PKB. Termasuk saya sebagai sekretaris akan ikut mundur," ucap Firman, mengutip klikkaltim (13/5).

Firman menerangkan, sikap mundur akan diambil karena ingin tetap mendukung Basri berkontestasi di Pilkada Bontang.

Baca Juga: Basri Rase berkumpul bersama jajaran Pemkot Bontang di Teluk Pandan beberapa waktu lalu. (aset: istimewa/katakaltim)Basri Rase Diduga Mengumpulkan Jajaran Pemkot Bontang di Masa Cutinya Sebagai Calon Wali Kota

Menurutnya, partai tak bisa menghalangi hak politiknya untuk mendukung figur andalannya itu. “Kalau ada sikap sanksi ke pak Basri kami akan mundur juga dari PKB. Tinggal lihat saja nanti," ucapnya.

Baca Juga: Serikat buruh di Kota Bontang menggelar deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bontang, Basri-Chusnul (aset: yub/katakaltim)Serikat Buruh Kota Bontang Deklarasi Dukung Paslon Basri-Chusnul

Menanggapi itu, Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin menegaskan itu urusan mereka jika memang ingin undur diri.

Bahkan Syafruddin menyeru agar mereka yang hendak mengundurkan diri agar secepatnya hengkang dari rumah PKB.

“Secepatnya aja ajukan pengunduran diri,” tegas Syafruddin saat dihubungi katakaltim pada Senin 13 Mei 2024.

Menyangkut pastinya Basri Rase bersama Chusnul Dhihin melenggang ke Pilkada Bontang tanpa melalui partai (independen), Syafruddin justru mengucapkan selamat kepada keduanya.

“Selamat atas pendaftarannya jalur independen, semoga lancar,” tegasnya lagi.

Font +
Font -
# ePaper
Lebih Banyak >