SAMARINDA — Calon Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan perumusan dan penentuan arah kebijakan terkait dengan pemuda masih didominasi elit.
"Padahal apa yang dipikirkan oleh elit tidak selalu sama dengan yang ada dipikiran kaum muda," katanya saat menghadiri diskusi bertajuk "Tantang Pemimpin, Tanya Pemuda" (TPTP) di Kafe Dacofee, Minggu (13/10/2024) malam.
Pembangunan daerah di Kota Samarinda, menurutnya masih perlu dikritik. Khususnya dalam kebijakan yang merumuskan kepentingan anak muda.
Baca Juga: Andi Harun Target 100 Persen Akses Air Bersih pada 2029, Butuh Kucuran Dana Rp2 Triliun
Karena itu, pria yang akrab disapa AH itu, mendorong keterlibatan pemuda dalam manajemen pembangunan.
Baca Juga: Andi Harun Sebut TPTP Jadi Wadah Kampanye yang Irit
"Kaum muda punya gagasan sendiri yang harus kita rumuskan dalam kebijakan publik," ujar AH.
Kedepan, AH berjanji kebijakan yang disusun harus berbasis pada visi dan misi serta kebutuhan ril yang dirasakan oleh kaum muda.
AH menyampaikan jika pembentukan kebijakan tidak melibatkan partisipasi pemuda, hasilnya dikhawatirkan bakal bias dan tidak tepat sasaran.
"Selama ini, pemikiran datang dari atas, tetapi belum tentu sesuai dengan keinginan pemuda Samarinda," pungkasnya (*)