Payload Logo
Kapolresta Balikpapan

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy memberikan keterangan kepada awak media terkait penanganan kasus pembunuhan di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat, Kamis (22/1/2026).(dok : han/KK)

Kasus Pembunuhan di Balikpapan Barat Jadi Atensi Kapolresta Balikpapan

Penulis: Han | Editor:
21 Januari 2026

Balikpapan — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan terus mendalami kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Kampung Baru, Gunung Bugis, Balikpapan Barat. Perkara ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut masuk dalam prioritas kerjanya sejak menjabat. Ia memastikan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kasus ini masih kami dalami. Penanganannya langsung dilakukan oleh Satreskrim Polresta Balikpapan dan menjadi atensi saya sebagai kapolresta yang baru,” ujar Jerrold kepada awak media, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, kepolisian belum dapat menyampaikan detail secara terbuka lantaran proses penyidikan masih berjalan. Namun, pihaknya berjanji akan memberikan informasi lengkap kepada publik setelah seluruh rangkaian penyelidikan menemukan kejelasan.

“Nanti akan kami sampaikan secara resmi melalui konferensi pers. Rekan-rekan media akan kami undang agar informasi yang disampaikan bisa utuh dan tidak menimbulkan spekulasi,” katanya.

Jerrold menjelaskan, penyidik saat ini fokus menelusuri peran pelaku, motif di balik peristiwa pembunuhan, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Semua temuan tersebut akan dirangkai untuk membangun konstruksi perkara secara menyeluruh.

“Anggota sedang bekerja keras mengurai peristiwa ini, mulai dari siapa pelakunya, apa motifnya, hingga apakah ada keterkaitan dengan pihak lain. Semua harus jelas dan berdasarkan fakta,” ucapnya.

Terkait beredarnya dugaan adanya pihak tertentu yang diduga berada di balik kejadian tersebut, Jerrold menegaskan bahwa Polri tidak akan berspekulasi. Setiap kesimpulan akan didasarkan pada hasil pemeriksaan dan alat bukti yang sah.

“Kami tidak mendasarkan penanganan perkara pada asumsi. Semua akan dijelaskan sesuai hasil penyidikan saat konferensi pers nanti,” tegasnya.

Selain fokus pada pengungkapan kasus, Jerrold juga menyoroti kondisi wilayah Kampung Baru yang dinilai masih memerlukan perhatian khusus. Untuk itu, kepolisian berencana menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna melakukan penanganan secara menyeluruh.

“Kawasan ini akan kami tangani dari berbagai aspek. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga pendekatan sosial dan kemanusiaan, bekerja sama dengan Forkopimda,” tuturnya.

Ia menambahkan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan melalui langkah pencegahan dan sinergi lintas sektor.

Diketahui, peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Seorang pria berinisial MH (38) meninggal dunia setelah ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik di Jalan Sultan Hasanuddin, Gunung Bugis, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat.

Kejadian bermula saat korban bertemu dengan terduga pelaku berinisial J (39) sekitar pukul 00.30 WITA untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Namun, pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk korban satu kali di bagian punggung kiri. Korban tewas di lokasi kejadian.

Polisi berhasil mengamankan pelaku kurang dari tiga jam setelah kejadian dan menyita badik yang digunakan sebagai barang bukti. Motif sementara diduga dilatarbelakangi dendam atau sakit hati. Pelaku dijerat Pasal 458 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025