Samarinda – Capaian jajaran Polda Kalimantan Timur mendapat perhatian dalam ajang Kompolnas Awards 2026. Tiga satuan di lingkungan Polda Kaltim berhasil masuk dalam lima besar nominasi nasional pada kategori masing-masing.
Ketiga satuan tersebut yakni Polda Kalimantan Timur pada kategori Polda, Polres Kutai Barat pada kategori Polres Kelompok A, serta Polresta Balikpapan pada kategori Polres Kelompok C. Daftar lima besar tersebut merupakan bagian dari rangkaian proses penilaian Kompolnas Awards 2026.
Dalam kategori Polda, Polda Kaltim masuk bersama Polda Lampung, Polda Kepulauan Riau, Polda Sumatera Selatan, dan Polda Kalimantan Tengah. Sementara Polres Kutai Barat masuk lima besar kategori Polres Kelompok A dan Polresta Balikpapan pada kategori Polres Kelompok C.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, masuknya tiga jajaran dalam nominasi nasional merupakan hasil dari kerja bersama personel sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.
“Kami mengapresiasi dan bersyukur atas capaian Polda Kaltim, Polresta Balikpapan dan Polres Kutai Barat. Ini menjadi kebanggaan bersama sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kompolnas Awards 2026 melibatkan sejumlah unsur dalam proses penilaiannya, antara lain Kompolnas, Polri, akademisi, tokoh masyarakat, dan media. Proses penilaian mencakup sejumlah tahapan, mulai dari penilaian awal, penetapan nominator, penentuan lima besar, visitasi hingga rapat pleno dewan juri.
Bagi Polda Kaltim, capaian tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat kembali pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang terpenting bukan sekadar penghargaan, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri melalui pelayanan yang cepat, transparan, profesional dan responsif,” kata Kombes Pol. Tedy.
Ia menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari kerja kolektif personel serta dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, media hingga masyarakat.
“Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel. Dukungan pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, media dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas Polri,” ujarnya.
Kompolnas menjelaskan bahwa penilaian Awards 2026 menggunakan pendekatan 5P, yakni People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership. Pendekatan tersebut mencakup aspek pelayanan kepada masyarakat, lingkungan, kontribusi terhadap pembangunan, pemeliharaan keamanan serta kemitraan.
Kombes Pol. Tedy menambahkan, proses penilaian tersebut menjadi ruang bagi jajaran Polda Kaltim untuk melihat capaian sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Setiap evaluasi harus menjadi energi untuk berbenah. Kritik, saran dan masukan masyarakat merupakan bagian penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri,” katanya.
Dengan masuknya Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, dan Polres Kutai Barat dalam lima besar pada kategori masing-masing, jajaran Polda Kaltim akan terus mendorong peningkatan profesionalisme, keterbukaan, kolaborasi, serta kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kalimantan Timur.














