BONTANG — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI Bontang menggelar konferensi pers rencana musyawarah cabang (Muscab) ke-IX.
HIPMI Bontang dalam Muscab kali ini mengusung tema “Resiliensi Ekonomi, Inovasi Bisnis, dan Kolaborasi untuk Masa Depan.” Sekaligus nanti akan dilakukan pemilihan ketua.
“Kita juga akan melakukan pemilihan Ketua HIPMI Bontang,” ucap Koordinator Steering Committee Muscab HIPMI Bontang, Sudirman Saddu, Kamis 18 Juni 2026.
Kata dia, prosesi pendaftaran calon ketua dimulai dari pengambilan formulir pendaftaran pada 22 hingga 24 Juni 2026.
Dilanjutkan dengan pengembalian formulir bakal calon ketua umum pada 27 hingga 30 Juni 2026.
“Kemudian verifikasi berkas di tanggal 1 sampai 3 Juli 2026. Nanti di pengumuman verifikasi berkasnya di tanggal 5 Juli,” tandasnya.
Di tanggal 6 Juli 2026, akan dilakukan pengambilan nomor urut calon ketua dan penandatanganan pakta integritas. Lalu di 12 Juli 2026 penyampaian gagasan bakal calon ketua.
“Kemudian untuk Muscab masih tentatif. Tapi opsinya di tanggal 1 sampai 8. Karena kita mau koordinasi lagi dengan berbagai pihak,” tandasnya.
Adapun nominal uang pendaftaran, kata Sudirman, maksimalnya Rp100 juta. Uang ini akan dipakai untuk melancarkan kegiatan Muscab yang bakal digelar di Auditorium 3 Dimensi.
Dirinya berharap agar seluruh anggota HIPMI Bontang mengambil bagian dalam Muscab ini dengan meniatkan diri menjadi calon ketua.
“Nah kita sudah siapkan sekitar 20 formulir. Kita harap ini momentum bagi kader terbaik HIPMI Bontang untuk bisa berkontribusi dengan mengikuti pendaftaran ini,” tandasnya.
Di samping itu Sekretaris HIPMI Bontang, Adipt Tyamaraja, mengatakan dalam rangka Muscab HIPMI Bontang ini, pihaknya akan menggelar juga wadah bagi para pelaku usaha.
Upaya itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bontang.
“Nanti di rangkaian Muscab kita juga bukan wadah bagi pelaku usaha. Tentunya ini salah satu bentuk kontribusi kecil kita,” kata Adipt.
“Kita ingin perlihatkan bahwa HIPMI adalah organisasi tempatnya para pengusaha,” tandasnya. (Agung)














