Dibaca
74
kali
Calon Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dalam debat perdana di Kota Samarinda. (aset: ss/TVRI Kaltim)

Problem Digitalisasi Pendidikan di Kaltim, Hadi Mulyadi Mengaku Anggarannya Dikorupsi

Penulis : Agu
23 October 2024
Font +
Font -

SAMARINDA — Calon Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengaku anggaran yang sebelumnya ingin digelontorkan dalam peningkatan akses pendidikan melalui percepatan digitalisasi faktanya dikorupsi.

Pernyataan itu disampaikan Hadi saat menjawab pertanyaan mengenai tantangan besar Kaltim dalam bidang pendidikan sampai saat ini adalah akses internet yang menghambat proses digitalisasi.

“Persoalan aktivasi digital daerah perbatasan, kami sudah menyurat, menyampaikan kepada pemerintah pusat karena itu kewanangan Kominfo,” katanya, Rabu (23/10/2024).

“Tapi terjadi korupsi besar-besaran di Kominfo, yang membuat sarana digitalisasi tidak terpenuhi dengan baik,” sambungnya.

Sebelumnya Hadi Mulyadi menyampaikan dirinya bersama Isran Noor telah memberikan yang terbaik kepada warga Kaltim ihwal peningkatan kualitas pendidikan.

Baca Juga: Hadi Mulyadi dan Isran Noor dalam debat Pilgub Kaltim di Kota Samarinda pada Rabu 23 Oktober 2024 (aset: puji/katakaltim)Jawaban Hadi Mulyadi Terhadap Dampak IKN yang Dinilai Bisa Menggeser Budaya Lokal

Karena itu dirinya bersama Isran Noor kembali menegaskan komitmennya memperjuangkan pendidikan di Kaltim.

“Dengan segala keterbatasan, untuk memastikan, bahwa digitalisasi pendidikan menjadi sesuatu yang penting dalam proses pembelajaran di Kaltim,” jelasnya. (*)

Font +
Font -
# ePaper
Lebih Banyak >