BONTANG — 8 tim akhirnya mengunci tiket ke babak 8 besar Pupuk Kaltim Cup (PKT Cup) 2026.
Fase grup yang berlangsung hingga Rabu (7/10/2026) malam melahirkan sejumlah kejutan, sekaligus menegaskan siapa saja yang pantas melanjutkan perburuan gelar juara.
Salah satu yang tampil paling meyakinkan adalah Kelurahan Tanjung Laut.
Mereka menutup fase grup dengan catatan sempurna. Tiga pertandingan, tiga kemenangan, sembilan poin. Status juara Grup B pun menjadi milik Tanjung Laut.
Tiket runner-up Grup B diamankan Bontang Baru dengan 6 poin.
Dari Grup A, Bontang Lestari dan Api-Api sama-sama mengoleksi 6 poin untuk melangkah ke fase gugur.
Sementara di Grup C, Loktuan keluar sebagai pemuncak klasemen dengan 7 poin.
Berebas Tengah menyusul setelah mengumpulkan 5 poin.
Bontang Kuala menjadi wakil teratas dari Grup D dengan 6 poin. Tanjung Laut Indah mendampingi setelah finis di posisi kedua dengan 1 poin.
8 tim tersebut kini tinggal selangkah demi selangkah menuju partai puncak.
4 pertandingan babak 8 besar akan dimainkan Kamis (8/10/2026).
Pemenangnya akan mendapatkan tiket semifinal yang digelar sehari berselang.
Adapun final dijadwalkan berlangsung Sabtu (10/10/2026) di Stadion Mulawarman, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.
Menang Tipis, Tapi Sempurna
Pertarungan Tanjung Laut kontra Bontang Baru menjadi penutup fase grup yang sarat tensi.
Bukan sekadar perebutan 3 poin, duel di Stadion Mulawarman, Rabu malam, juga menjadi penentuan siapa yang berhak menyandang status juara Grup B.
Bontang Baru datang dengan agresivitas. Nathan Kabangu, Odia Lucky, dan Sama Shola menjadi tiga nama yang diandalkan untuk mengacak-acak pertahanan Tanjung Laut.
Tekanan bahkan langsung terasa sejak menit awal. Odia Lucky menjadi salah satu pemain yang paling merepotkan.
Beberapa kali ia mencoba membawa bola masuk ke area berbahaya dan memaksa pemain Tanjung Laut bekerja ekstra keras.
Namun Tanjung Laut tidak membiarkan dominasi itu berlangsung lama. Mereka memperketat penjagaan dan mulai mematikan ruang gerak pemain-pemain kunci Bontang Baru.
Laga berjalan tanpa gol hingga menit ke-27. Satu menit berselang, keseimbangan pertandingan berubah.
Hasri, pemain Tanjung Laut bernomor punggung 10, dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih.
Ardiansyah mengambil tanggung jawab. Pemain bernomor punggung 6 itu tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Eksekusinya diarahkan ke sudut kanan gawang dan gagal dijangkau penjaga gawang Bontang Baru. Gol. Tanjung Laut unggul 1-0.
Bontang Baru mencoba merespons. Namun, setelah tertinggal, justru ruang gerak pemain-pemain andalannya semakin sempit.
Odia Lucky beberapa kali harus menghadapi kawalan berlapis. Bahkan, ketika berusaha membawa bola menembus pertahanan Tanjung Laut, ia sempat dikepung hingga empat pemain.
Tanjung Laut pun menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol atas Bontang Baru.
Memasuki babak kedua, Bontang Baru meningkatkan intensitas serangan.
Mereka lebih berani mengambil risiko demi mencari gol penyama kedudukan.
Serangan datang bergelombang. Namun Tanjung Laut menunjukkan disiplin pertahanan yang membuat lawannya frustrasi.
Bola-bola yang diarahkan ke lini depan Bontang Baru berkali-kali berhasil dipatahkan sebelum berubah menjadi ancaman serius.
Pertandingan pun semakin keras. Pelanggaran terjadi di sejumlah area lapangan.
Kartu kuning mulai menghiasi pertandingan dan tensi kedua kesebelasan terus meningkat.
Bontang Baru kemudian harus menerima pukulan lain pada masa tambahan waktu.
Cibo, pemain bernomor punggung 95, mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras.
Bermain dengan 10 orang membuat peluang Bontang Baru semakin berat.
Tanjung Laut pun mampu mengelola menit-menit terakhir dengan baik. Mereka mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang. Tanjung Laut menang 1-0.
Kemenangan itu sekaligus menyempurnakan perjalanan mereka di fase grup.
Sembilan poin dari tiga pertandingan mengantar Tanjung Laut sebagai juara Grup B. Bontang Baru tetap berhak melaju sebagai runner-up dengan enam poin.
Kini, tidak ada lagi ruang untuk kesalahan. 8 tim yang tersisa akan memasuki fase gugur. Satu pertandingan buruk bisa mengakhiri seluruh perjalanan.
Dan mulai hari ini, Kamis (8/10/2026), perburuan mahkota PKT Cup 2026 memasuki babak sebenarnya. (Adv)














