BALIKPAPAN — Dalam suasana penuh keberkahan menyambut bulan Muharram 1447 H, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yatim Mandiri Balikpapan kembali hadir dengan aksi nyata bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Melalui program "Muharram Ceria BisaBahagia", sebanyak 30 paket bantuan pendidikan bertajuk Alat Sekolah Ceria (ASA) disalurkan kepada penerima manfaat di Kota Balikpapan.
Momentum ini dimanfaatkan LAZNAS Yatim Mandiri untuk menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kelangsungan pendidikan anak-anak yang kurang mampu, terutama bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2025.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan. Suasana acara berlangsung khidmat, diwarnai dengan senyum ceria puluhan anak yatim dan dhuafa yang hadir mengenakan busana putih bersih.
Penyaluran paket ASA yang terdiri dari tas, alat tulis, dan perlengkapan sekolah lainnya merupakan hasil kolaborasi antara LAZNAS Yatim Mandiri dan Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN Kota Balikpapan, serta didukung oleh para donatur setia.
Kepala Cabang Yatim Mandiri Balikpapan, Wildan Efendi, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pembagian bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak-anak yang hidup dalam keterbatasan.
"Penerimanya adik-adik binaan yatim mandiri yang ada di Balikpapan," katanya usai acara.
Lebih lanjut, Wildan menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang lembaganya untuk mendorong akses pendidikan yang layak bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Tidak hanya dalam bentuk bantuan alat sekolah saat Muharram, tetapi juga melalui program beasiswa, bimbingan belajar gratis, bantuan langsung pendidikan, hingga pemberian uang saku.
"Target nya adik-adik yatim bisa meningkatkan status sosial nya di masyarakat. Dan tidak menyerah dengan keterbatasan," ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta juga disuguhkan sesi mendongeng yang dibawakan oleh Amir, seorang pendongeng lokal asal Balikpapan.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat dan imajinasi anak-anak, serta mempererat ikatan emosional mereka dengan kegiatan belajar.
Program Muharram Ceria ditutup dengan doa bersama, yang dipanjatkan agar anak-anak yatim dan dhuafa selalu diberi semangat untuk terus belajar dan meraih mimpi mereka, meskipun dalam keterbatasan.
"Harapannya adik-adik tetap mau bersekolah. Punya mimpi dan semakin banyak yang terbantu. Tentu kolaborasi dengan berbagai pihak yang ada di Balikpapan. Kebermanfaatan akan semakin besar dan bisa konsisten kami berikan sepanjang tahun," pungkas Wildan.
Sebagai informasi, LAZNAS Yatim Mandiri Balikpapan merupakan lembaga resmi pengelola zakat yang berfokus pada upaya membentuk kemandirian anak-anak yatim dan dhuafa.
Lembaga ini secara konsisten menyalurkan berbagai bentuk bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, khususnya di bidang pendidikan, demi menciptakan generasi yang kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi. (Adv)















