KUTIM — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mempercepat penyiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Simono, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
“Karena di PUPR ada penugasan untuk mempersiapkan lokasi lahan, alhamdulillah lahannya sudah ditetapkan di daerah Simono,” ucap Kepala Dinas PUPR Kutim Tabrani Aji, di Sangatta, Kamis (1/10/2026).
Kata dia, progres persiapan lahan tersebut kini telah mencapai lebih dari 70 persen.
Pemerintah daerah terus mendorong penyelesaian pekerjaan agar lokasi pembangunan sekolah berasrama itu segera siap memasuki tahapan berikutnya.
Dia mengatakan pekerjaan diawali dengan land clearing sebelum dilanjutkan dengan pematangan lahan.
Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kawasan memenuhi kebutuhan pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat.
“Persiapan land clearing untuk pematangan lahan sudah kita lakukan,” ujarnya.
Tabrani menyebut pihaknya kini terus mengejar penyelesaian pekerjaan yang masih tersisa.
Lokasi Sekolah Rakyat di kawasan Simono dipersiapkan dengan luas sekitar delapan hektare.
Lahan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kutim memenuhi persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditetapkan pemerintah pusat.
Selain pematangan lahan, kesiapan kawasan juga mencakup kebutuhan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, drainase, air bersih dan listrik.
“Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting agar lokasi dapat melanjutkan ke tahapan pembangunan fisik,” katanya.
Sebelumnya, Pemkab Kutim masih mengejar sejumlah persyaratan untuk memastikan lokasi Sekolah Rakyat masuk dalam kelompok Tahap 3B, yang mencakup lokasi-lokasi yang dipersiapkan menuju proses lelang pembangunan.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Di Kutai Timur, pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang menghadapi kendala ekonomi maupun jarak menuju fasilitas pendidikan.
Dengan progres penyiapan lahan yang telah melampaui 70 persen, Dinas PUPR Kutim kini memprioritaskan penyelesaian pematangan kawasan Simono beserta kebutuhan infrastruktur pendukung agar lokasi siap digunakan untuk tahapan pembangunan Sekolah Rakyat berikutnya. (Adv)














