BONTANG — Ramai sekali isu Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI terafiliasi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim).
Isu itu mencuat usai menyusul kenyataan bahwa Ketua HIPMI Kaltim mendeklarasikan diri menjadi Ketua PSI Kaltim beberapa waktu lalu.
Atas isu tersebut, HIPMI Bontang mencoba melakukan klarifikasi bahwa tidak ada kaitan langsung HIPMI dan PSI.
Sebab HIPMI adalah kelompok atau lembaga pengusaha yang netral dari partai politik. Adapun rencana calon ketua HIPMI Bontang yang bakal diusung, juga tidak ada kaitannya dengan PSI.
“Wahh kita nggak ada yang begitu-begitu. Kita nggak ada afiliasi politik,” ucap Ketua HIPMI Bontang, Winardi, menanggapi pertanyaan wartawan ihwal potensi HIPMI Bontang dikuasai oleh PSI, Kamis 18 Juni 2026.
Awin—sapaannya—mengatakan bahwa bukti tidak ada afiliasi PSI dengan HIPMI adalah kenyataan yang tak bisa dibantah. Contohnya di Kota Bontang.
Ketua HIPMI Bontang saat ini adalah sosok politisi dari PDI Perjuangan. Bahkan di berbagai daerah ada juga dari Partai Golkar, NasDem, dan lain-lain.
“Nah saya kan dari PDI Perjuangan, jadi Ketua HIPMI Bontang. Yang di HIPMI Kaltim itu kebetulan aja jadi Ketua PSI. Jadi jangan dikait-kaitkan. Intinya kita nggak ada afiliasi,” tuturnya.
“Tapi memang kadang-kadang orang mengait-ngaitkan ya. Itu wajar aja. Dinamikanya begitu,” tukasnya. (Agung)














