Payload Logo
Kubar

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin bersama unsur Forkopimda dan perwakilan Wings Air menekan sirene saat peresmian penerbangan perdana rute Samarinda-Melalan di Bandara Melalan, Rabu 17 Juni 2026. (Dok: Katakaltim/Jantro)

Penerbangan Perdana Samarinda-Melak Dibuka, Buka Peluang Investasi dan Pariwisata Kubar

Penulis: Jantro | Editor: Agung
18 Juni 2026

KUBAR — Penerbangan perdana rute Samarinda-Melak dan Melak-Samarinda resmi dibuka di Bandara Melalan, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Rabu 17 Juni 2026.

Kehadiran rute baru ini diharapkan memperkuat konektivitas Kutai Barat sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata.

Peresmian rute baru Wings Air itu ditandai dengan seremoni pelepasan penerbangan perdana yang dihadiri Bupati Kubar, Frederick Edwin, Kepala UPBU Melalan, Bernard Repelita Purba, Direktur Safety Wings Air, Yus Susianto dan Kapolres Kubar, AKBP Boney Wahyu Wicaksono.

Frederick Edwin mengatakan, pembukaan rute penerbangan itu merupakan buah kolaborasi antara Pemkab Kubar, UPBU Bandara Melalan, Wings Air, dan sejumlah instansi terkait.

"Rute penerbangan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan konektivitas Kutai Barat. Masyarakat kini memiliki akses perjalanan yang lebih cepat, aman, dan efisien," ujarnya.

Lanjut Edwin, hadirnya rute Samarinda-Melak akan mempermudah mobilitas masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan di Kutai Barat.

Selain itu, rute itu juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pengembangan sektor pariwisata.

Edwin berharap masyarakat memanfaatkan layanan penerbangan tersebut. Pemkab Kubar juga akan terus menyosialisasikan rute baru itu agar jumlah penumpang terus meningkat.

"Kami berharap jumlah penumpang selalu mencukupi. Bahkan, ke depan penerbangan bisa dilakukan setiap hari jika penumpangnya terus bertambah," terangnya.

Kepala UPBU Melalan, Bernard Repelita Purba, mengatakan pembukaan rute Samarinda-Melak bukan sekadar menambah pilihan perjalanan udara.

Rute itu menjadi jembatan yang menghubungkan kedua wilayah, memperkuat hubungan bisnis, memperluas sektor pariwisata, serta mempermudah mobilitas masyarakat.

"Kami percaya dengan adanya rute ini, waktu tempuh perjalanan akan menjadi lebih mudah dan potensi ekonomi lokal akan semakin berkembang," paparnya.

Setiap penerbangan mengangkut sekitar 60-65 penumpang. Sementara itu, harga tiket rute Melalan-Samarinda mulai Rp800 ribuan, sedangkan rute Samarinda-Melalan mencapai sekitar Rp1.029.000.

Direktur Safety Wings Air Yus Susianto meminta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat agar rute tersebut tetap berjalan. Sebab, keberlangsungan penerbangan bergantung pada jumlah penumpang.

"Kami mohon dukungan agar isian penumpangnya banyak. Jangan sampai kita hanya seremoni buka, habis itu tutup," ungkapnya.

Yus menilai rute Samarinda-Melak memiliki potensi yang cukup besar, terlebih dengan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Melalui Samarinda, masyarakat Kutai Barat juga dapat terhubung ke berbagai kota lain melalui jaringan penerbangan lanjutan.

Yus menambahkan, animo masyarakat terhadap penerbangan perdana cukup baik. Karena itu, dukungan seluruh pihak dinilai penting agar rute itu dapat terus beroperasi dan berkembang ke depannya. (Jantro)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025