Payload Logo
Hidayatullah Kaltim

Hidayatullah Kalimantan Timur resmi dibuka pada Kamis, 29 Januari 2026, di Aula Ruhui Rahayu Lantai Dasar Kantor Gubernur Kaltim (Dok: Deni/katakaltim)

Rakerwil Hidayatullah Kaltim 2026 Dibuka, Tegaskan Sinergi Pemberdayaan Umat dan Indonesia Emas

Penulis: Deni | Editor: Afri
30 Januari 2026

KALTIM — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Hidayatullah Kalimantan Timur (Kaltim) resmi dibuka pada Kamis, 29 Januari 2026, di Aula Ruhui Rahayu Lantai Dasar Kantor Gubernur Kaltim.

Kegiatan ini jadi momentum bagi Hidayatullah Kaltim menguatkan peran dan kontribusinya membangun daerah melalui kolaborasi berbagai elemen.

Pembukaan dihadiri Ketua Umum DPP Hidayatullah, Majelis Pembimbing Hidayatullah Ummul Qura Balikpapan.

Hadir pula para Ketua DPD dan Ketua Yayasan Kampus Madya se-Kaltim, organisasi pendukung tingkat wilayah seperti Muslimat Hidayatullah dan Pemuda Hidayatullah Kaltim, BMH Perwakilan Kaltim.

Turut serta perwakilan PW Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim. Dari unsur Pemerintah Kaltim adalah drh. Arief Murdiyatno, Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Alam (SDA).

Dalam sambutannya, Ketua DPW Hidayatullah Kaltim, KH. Hizbullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah atas fasilitas Aula Ruhui Rahayu yang diberikan sebagai lokasi pelaksanaan Rakerwil.

Menurutnya, hal ini menjadi simbol kuat bahwa Hidayatullah siap berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah dalam kerja-kerja nyata untuk mewujudkan visi Kaltim menuju Indonesia Emas.

“Ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus peluang besar bagi Hidayatullah untuk terus berkontribusi aktif bagi daerah. Hidayatullah siap hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan peradaban,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan ada tiga program utama yang menjadi titik tekan kerja DPW Hidayatullah Kaltim ke depan, yaitu: Dakwah dan layanan umat, Pendidikan, Pemberdayaan umat.

Ketiga pilar ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kaltim.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad, dalam arahannya menegaskan bahwa Rakerwil tidak boleh hanya menjadi forum seremonial atau sekadar pembahasan program untuk menyerap anggaran.

Ia menekankan seluruh program kerja yang dirumuskan harus berdampak nyata bagi kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.

“Program Hidayatullah harus konkret, terukur, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Jangan sampai Raker hanya menjadi agenda administratif, tetapi harus melahirkan gerakan yang hidup dan memberi solusi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar Hidayatullah terus menguatkan perannya sebagai pelayan umat, bukan sekadar organisasi yang berjalan secara struktural.

Perwakilan Pemerintah Provinsi Kaltim, drh. Arief Murdiyatno, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah sangat terbuka dan siap bersinergi dengan Hidayatullah, khususnya dalam bidang pemberdayaan umat.

Ia menyampaikan Gubernur Kaltim saat ini tengah berupaya keras membangun konektivitas antar daerah sebagai fondasi pemerataan pembangunan.

“Jika konektivitas antar wilayah sudah terbangun dengan baik, maka pemberdayaan umat akan semakin mudah dan efektif. Pemerintah sangat mendukung Rakerwil ini dan berharap dapat melahirkan gagasan-gagasan besar yang benar-benar membawa kemajuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan Hidayatullah Kaltim akan sejalan dengan kemajuan Kaltim secara keseluruhan.

“Jika Hidayatullah Kaltim maju, maka Kalimantan Timur juga akan maju,” tegasnya (Deni)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025