BONTANG — Tanjung Laut kembali menjadi raja sepak bola antarkelurahan Kota Bontang.
Bukan sekadar menang. Tanjung Laut menutup Pupuk Kaltim Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Bontang Baru di Stadion Mulawarman, Senin (12/10/2026) malam.
Hasil tersebut mengantarkan Tanjung Laut mempertahankan trofi sekaligus mencatatkan back to back champion pada turnamen yang mempertemukan 15 kelurahan se-Kota Bontang.
Final kali ini juga menjadi panggung pembuktian bagi Tanjung Laut. Bontang Baru datang dengan ambisi membalas kekalahan 0-1 dari lawan yang sama pada fase Grup B.
Namun, misi balas dendam itu kembali kandas. Sejak menit awal, kedua tim langsung terlibat dalam duel sengit.
Bontang Baru mencoba membangun serangan, sementara Tanjung Laut tampil lebih terorganisasi dengan mengalirkan bola dari lini tengah menuju sisi lapangan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Berawal dari situasi di depan gawang Bontang Baru, Muh Alif Alqadry memanfaatkan bola dan melepaskan sepakan yang bersarang di gawang lawan. 1-0 untuk Tanjung Laut
Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas. Bontang Baru mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan, tetapi pertahanan Tanjung Laut mampu menjaga keunggulan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Tanjung Laut justru tidak mengendurkan permainan.
Juara bertahan itu meningkatkan tekanan dan beberapa kali menciptakan peluang. Bontang Baru berusaha keluar dari tekanan dan mencari gol penyeimbang.
Namun, situasi tersebut justru menjadi bumerang. Pada menit ke-54, Tanjung Laut memanfaatkan celah di lini belakang Bontang Baru melalui serangan balik.
Risaldi, pemain bernomor punggung 9, berhasil menuntaskan peluang menjadi gol kedua. Tanjung Laut 2, Bontang Baru 0.
Tertinggal dua gol, Bontang Baru mencoba mengejar. Berbagai upaya dilakukan untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun, barisan belakang Tanjung Laut tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-0 bertahan.
Tanjung Laut juara lagi
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Tanjung Laut kembali mampu mengatasi Bontang Baru dalam dua pertemuan pada turnamen tahun ini.
Setelah menang 1-0 di fase grup, mereka kembali menang 2-0 di partai paling menentukan.
Bagi Bontang Baru, kekalahan ini membuat mereka harus puas sebagai runner-up.
Sementara itu, posisi juara ketiga bersama ditempati Tanjung Laut Indah dan Bontang Kuala.
Di sisi lain, keberhasilan Tanjung Laut bukan hanya soal trofi. Gelar tersebut menegaskan konsistensi mereka dalam persaingan sepak bola antarkelurahan di Kota Bontang.
Dengan komposisi pemain lokal dan permainan yang kolektif, Tanjung Laut kembali membuktikan bahwa kekuatan sebuah tim tidak semata ditentukan oleh nama besar pemain, tetapi juga kekompakan, disiplin dan kemampuan membaca pertandingan.
Malam di Stadion Mulawarman akhirnya menjadi milik Tanjung Laut. Dua gol. Dua kemenangan atas lawan yang sama. Dan dua gelar juara secara beruntun. Tanjung Laut kembali bertakhta di Kota Taman. (Adv)














