KUBAR — Muhammad Ismail, anak buah kapal (ABK) Kapal Berkat Hikmah yang tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Penyinggahan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), ditemukan tewas, Minggu 18 Januari 2026 sekitar pukul 01.07 WITA.
Informasi yang dihimpun Kata Kaltim, Tim Rescue BPBD Kubar bersama warga sekitar menemukan jenazah korban mengapung berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kampung Rebaq Rinding, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Dea, salah seorang warga sekitar mengatakan, korban ditemukan setelah hari ketiga pencarian. Pencarian dilakukan warga bersama BPBD Kubar.
"Sudah ditemukan korbannya. Kondisi korban ditemukan sudah meninggal. Jenazahnya sudah langsung dibawa ke Kukar," ujarnya.
Tim Rescue BPBD Kubar, Yuliandri Wawan menjelaskan, bahwa korban pertama kali ditemukan mengapung oleh warga dan pihak keluarga. Setelah itu, pihaknya bersama warga sekitar mengevakuasi jenazah korban.
"Sudah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kukar. Yang menemukan pertama kali adalah warga sekitar bersama keluarga korban," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, Muhammad Ali tenggelam di Sungai Mahakam, Kampung Penyinggahan, Kecamatan Penyinggahan, Kabupaten Kubar, Jumat 16 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WITA.
Korban diduga terpeleset saat menaiki tangga kapal hingga jatuh ke Sungai Mahakam. Dalam kejadian tersebut, kepala korban membentur kayu pijakan di sisi kapal. (Jantro)










