Payload Logo
Aparat gagalkan barang ilegal di perbatasan utara Kalimantan (dok: TNI)

Aparat gagalkan barang ilegal di perbatasan utara Kalimantan (dok: TNI)

Aparat Gagalkan Barang Ilegal di Perbatasan Utara Kalimantan

Penulis: Han | Editor: Agung Ardaus
27 Februari 2026

NUNUKAN — Delapan karung ballpress berisi pakaian bekas impor ilegal berhasil digagalkan tim gabungan TNI di wilayah perbatasan utara Kalimantan.

Penyerahan barang bukti dilaksanakan pada Senin (23/02/2026) di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Nunukan.

Barang tersebut merupakan hasil penggagalan tim gabungan yang terdiri dari Satgas BAIS, Satgas Intel Kodam VI/Mulawarman, Intel Korem 092/Maharajalila, serta Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL.

Berawal dari Laporan Warga

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai tumpukan karung mencurigakan yang ditutup terpal hitam di pinggir sungai, wilayah Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu malam (22/02/2026).

Setelah dilakukan pengecekan di lokasi, tim menemukan delapan karung ballpress yang masih tersegel kawat. Seluruhnya diduga berisi pakaian bekas impor ilegal.

Barang kemudian diamankan ke Pos Koki Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL sebelum dibawa ke Pelabuhan Tunontaka untuk dilakukan pemeriksaan menggunakan X-ray.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh karung berisi pakaian bekas campuran dengan estimasi total sekitar 800 hingga 1.000 potong. Nilai barang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp40 juta.

Modus Drop System di Jalur Sungai

Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa praktik penyelundupan melalui jalur sungai dan jalur tidak resmi perbatasan masih aktif.

Modus yang digunakan diduga berupa sistem penimbunan sementara (drop system) sebelum barang didistribusikan oleh jaringan tertentu.

Selain merugikan negara dari sisi penerimaan kepabeanan, peredaran ballpress ilegal juga berdampak pada pelaku usaha tekstil dalam negeri.

Tak hanya itu, aktivitas semacam ini berpotensi terhubung dengan jaringan kejahatan lintas batas lainnya.

Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menegaskan keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah perbatasan.

“Kami tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk aktivitas ilegal yang merugikan negara. Sinergi antar satuan dan dukungan masyarakat menjadi kunci dalam setiap pengungkapan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kodam VI/Mulawarman akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur rawan guna menutup celah penyelundupan di wilayah perbatasan RI–Malaysia. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025