KUTIM — SMK Singa Geweh, Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menggelar pembekalan kepemimpinan, Jumat 17 Juli 2026.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan itu adalah Aufa Fadhillah. Ia menyajikan materi bertajuk “Pentingnya Peran Kepemimpinan dan Generasi Perempuan di Daerah Kutai Timur.”
Kepada siswa dan siswi, Aufa menekankan kepemimpinan bukan saja tentang jabatan atau kedudukan.
Tapi kemampuan memberikan teladan, menginspirasi, serta membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar.
Jiwa kepemimpinan, kata Aufa, harus mulai dibangun sejak usia sekolah melalui disiplin, tanggung jawab, dan keberanian mengambil inisiatif.
“Jadi kepemimpinan itu harus dibangun dengan Disiplin. Jangan lupa tanggung jawab dan keberanian,” pesan Aufa.
Pengusaha muda di Sangatta itu juga juga mengajak generasi muda, khususnya perempuan, terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, organisasi, dan pengembangan keterampilan.
Perempuan, bagi dia, punya potensi besar menjadi pemimpin di berbagai bidang. Baik di lingkungan pendidikan, dunia kerja, organisasi, maupun pemerintahan.
Generasi perempuan di Kutim, sambung dia, harus percaya diri, terus belajar, dan berani mengambil peran.
“Daerah ini butuh lebih banyak perempuan yang mampu menjadi pemimpin, memberikan inspirasi, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkap Aufa.
Lebih lanjut, ia menyampaikan kemajuan Kutim butuh kolaborasi semua elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun gender.
Olehnya, masih kata Aufa, generasi muda harus persiapkan diri dengan karakter yang kuat, integritas, kemampuan berkomunikasi, dan semangat melayani masyarakat.
“Maka kita semua harus persiapkan diri. Tak lupa tetap menjaga integritas,” pesannya lagi.
Kegiatan berlangsung antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai kepemimpinan, pengembangan karakter, serta tantangan yang dihadapi generasi muda di era modern. (ADV)











