Payload Logo
PLNPeduli

Pelatihan menjahit dan bantuan peralatan dari PLN UID Kaltimra terus mendukung penyandang disabilitas di Balikpapan untuk belajar, berkarya, dan semakin mandiri.(dok : PLN)

Dari Mesin Jahit Menjadi Harapan, Bantuan PLN Terus Menguatkan Disabilitas Balikpapan

Penulis: Han | Editor:
30 Mei 2026

Balikpapan – Program pemberdayaan yang dijalankan PT PLN (Persero) UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) bagi penyandang disabilitas di Kota Balikpapan terbukti memberikan manfaat jangka panjang. Empat tahun setelah bantuan pelatihan menjahit dan peralatan diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dampaknya masih terus dirasakan hingga saat ini.

Bantuan yang disalurkan kepada Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Balikpapan pada tahun 2022 tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas berupa mesin jahit, tetapi juga membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Ketua PPDI Balikpapan, Sugiyanto, mengungkapkan bahwa mesin jahit bantuan PLN masih aktif digunakan sebagai sarana belajar dan berlatih bagi anggota komunitasnya. Menurutnya, manfaat terbesar dari program tersebut adalah tumbuhnya kemampuan baru yang sebelumnya belum dimiliki para peserta.

“Alhamdulillah mesin jahit masih digunakan sampai sekarang untuk teman-teman menjahit dan terus mengasah kemampuan mereka,” ujarnya.

Dari sekitar 30 peserta yang mengikuti pelatihan dasar menjahit saat itu, sejumlah anggota kini telah mampu menjahit secara mandiri. Perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk berkembang ketika mendapatkan akses pelatihan, pendampingan, dan fasilitas yang memadai.

“Alhamdulillah sudah ada beberapa teman yang sekarang bisa menjahit, dari yang tadinya tidak bisa sama sekali,” tambah Sugiyanto.

Ia menilai program pemberdayaan yang berkelanjutan mampu meningkatkan rasa percaya diri para penyandang disabilitas sekaligus memperluas kesempatan mereka untuk berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan bahwa keberhasilan program TJSL tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang diberikan, melainkan dari dampak yang terus berkembang dan dirasakan oleh penerima manfaat dalam jangka panjang.

“Kami bersyukur program yang dijalankan beberapa tahun lalu masih memberikan dampak positif hingga saat ini. Cerita dari PPDI Balikpapan menunjukkan bahwa ketika masyarakat diberikan kesempatan dan dukungan yang tepat, mereka mampu berkembang, meningkatkan keterampilan, dan menjadi lebih berdaya,” ujar Chaliq.

Menurutnya, keberlanjutan manfaat yang dirasakan oleh PPDI Balikpapan menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang tepat sasaran dapat membantu menciptakan kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sehingga mampu menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.(Adv)


Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025