Payload Logo
bantuan usaha PLN

Berkat dukungan YBM PLN UID Kaltimra, Abdul Malik terus mengembangkan usaha salome yang menjadi sumber penghidupan keluarganya.(dok : PLN)

Dari Kehilangan Menuju Harapan, YBM PLN UID Kaltimra Bantu Mustahik Bangun Kehidupan Baru

Penulis: Han | Editor:
10 Juli 2026

Balikpapan – Sebuah mesin jahit dan gerobak salome menjadi simbol perubahan hidup bagi dua warga Balikpapan yang berhasil bangkit dari keterbatasan berkat program pemberdayaan ekonomi Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra).

Irwan, pemilik usaha Penjahit Qalbu di Balikpapan Timur, menjadi salah satu penerima manfaat yang merasakan langsung dampak zakat produktif yang disalurkan YBM PLN. Setelah kehilangan sang istri akibat kanker pada 2023, ia memilih meninggalkan pekerjaannya untuk mendampingi perjuangan istrinya hingga akhir hayat. Sejak saat itu, usaha jahit yang dirintisnya menjadi satu-satunya sumber penghidupan bagi dirinya dan putra semata wayangnya.

Pada Februari 2025, YBM PLN memberikan bantuan berupa setrika uap, meja setrika, dan perlengkapan menjahit untuk menunjang usahanya. Bantuan tersebut mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jumlah pelanggan, hingga akhirnya Irwan berhasil mewujudkan impian memiliki rumah subsidi di kawasan Teritip, Balikpapan Timur.

"Peralatan dari YBM PLN benar-benar membantu usaha saya berkembang. Alhamdulillah sekarang kehidupan kami jauh lebih baik dan saya bisa memiliki rumah sendiri. Terima kasih kepada para muzaki dan YBM PLN atas harapan baru yang diberikan kepada keluarga kami," tutur Irwan.

Perjalanan serupa juga dialami Abdul Malik (60), pedagang salome di Balikpapan Timur yang menerima bantuan gerobak usaha pada 2024. Berkat dukungan tersebut, usaha yang dijalankan selama empat tahun terakhir terus berkembang hingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Dari hasil berjualan salome, Abdul Malik berhasil menabung, membeli sebidang tanah kavling, dan membangun rumah sederhana untuk keluarganya.

Ketua YBM PLN UID Kaltimra, Bambang Heriyanto, mengatakan kisah para mustahik tersebut menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara produktif mampu menciptakan perubahan nyata sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.

Menurutnya, YBM PLN tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membuka peluang bagi para mustahik untuk mengembangkan usaha sehingga memiliki penghasilan yang berkelanjutan. General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menambahkan bahwa YBM PLN menjadi wadah bagi insan PLN untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional serta tepat sasaran.

Ia berharap setiap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi awal lahirnya lebih banyak pelaku usaha mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menginspirasi lingkungan sekitarnya.

Melalui berbagai program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan, YBM PLN UID Kaltimra terus berkomitmen menyalurkan amanah para muzaki agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.(Adv)


Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025