BANJARBARU — Keandalan listrik di Kalimantan Selatan tidak hanya dibangun melalui jaringan dan infrastruktur, tetapi juga melalui pengamanan yang kuat. Untuk memastikan pembangunan ketenagalistrikan berjalan aman dan berkelanjutan, PLN Group Kalimantan Selatan memperkuat koordinasi bersama Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Selatan (BINDA Kalsel).
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Rapat Kerja Pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bidang Ketenagalistrikan yang berlangsung pada 3–5 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UID Kalselteng), serta PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan (PLN UIP3B Kalimantan).
Forum tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Selatan berjalan sesuai target, sekaligus memperkuat upaya mitigasi risiko sejak dini.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan listrik bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi menghadirkan energi yang menjadi penggerak kehidupan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan stakeholder strategis sangat diperlukan agar setiap proyek dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat maksimal,” ujar Basuki.
Menurut Basuki, kerja sama dengan BINDA Kalsel menjadi bagian dari strategi PLN dalam memperkuat pengamanan melalui komunikasi, pemetaan kondisi lapangan, pemantauan, serta evaluasi secara berkala.
“Pengamanan tidak hanya dilakukan saat muncul gangguan, tetapi harus dimulai sejak awal melalui koordinasi dan kolaborasi. Dengan langkah ini, tantangan di lapangan dapat diantisipasi lebih cepat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BIN Daerah Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan dukungan terhadap langkah PLN dalam menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan.
“Pembangunan ketenagalistrikan memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan energi dan mendukung pembangunan daerah. Melalui sinergi ini, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sehingga program strategis berjalan sesuai harapan,” ungkap Sentot.
Dalam kegiatan tersebut, PLN dan BINDA Kalsel membahas berbagai aspek pengamanan, mulai dari pemetaan potensi risiko, dukungan informasi strategis, pola koordinasi antarinstansi, hingga evaluasi pelaksanaan program.
Kolaborasi lintas unit PLN juga menjadi bagian penting dalam memastikan rantai kelistrikan berjalan optimal, mulai dari pembangunan pembangkit dan jaringan, proses penyaluran energi, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Melalui penguatan sinergi bersama BINDA Kalsel, PLN UIP KLT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan demi mendukung kemajuan Kalimantan Selatan.














