BALIKPAPAN — Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim, Rudy Mas’ud, meminta jajaran DPD II Partai Golkar Balikpapan segera konsolidasi internal usai Musyawarah Daerah (Musda) XI.
Hal itu disampaikan Rudy saat menghadiri Musda XI Partai Golkar Balikpapan yang kembali menetapkan Rahmad Mas’ud sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Balikpapan, Kamis (26/2/2026).
Rudy mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musda ke-11 yang dinilainya memiliki makna penting, seiring usia Partai Golkar yang telah mencapai 55 tahun.
“Pertama, saya ucapkan selamat kepada DPD Golkar Balikpapan yang baru saja melaksanakan Musda ke-11. Ini momentum yang luar biasa,” kata Rudy.
Ia menilai kepemimpinan Rahmad Mas’ud yang kini memasuki periode ketiga merupakan capaian yang jarang terjadi dalam dinamika politik.
“Jarang sekali bisa mendapatkan kesempatan sampai tiga periode. Biasanya dua periode. Tapi karena memiliki karier dan karya, itu menjadi pertimbangan,” tuturnya.
Rudy menegaskan, Partai Golkar merupakan partai yang berorientasi pada karya. Karena itu, kader yang dinilai produktif dan memiliki kontribusi nyata akan mendapat apresiasi.
“Partai ini adalah partai karya. Golkar sangat menghargai dan memberikan apresiasi kepada kader-kader yang memiliki karya,” tegasnya.
Ia menambahkan, usai Musda, kepengurusan baru harus segera disusun untuk menyesuaikan kebutuhan dan tantangan di Kota Balikpapan.
“Setelah Musda, segera lakukan konsolidasi dan susun kepengurusan baru yang sesuai dengan kebutuhan Kota Balikpapan,” pintanya.
Lebih lanjut, Rudy menekankan tugas utama ketua DPD di setiap tingkatan adalah memenangkan kontestasi politik, baik pada pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah, maupun pemilihan presiden.
“Tugas ketua DPD jelas, di setiap momentum politik eksekutif, legislatif, maupun pemilihan presiden wajib memenangkan di wilayahnya masing-masing. Itu hukumnya wajib,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan pihaknya menargetkan raihan suara sebesar 50 persen pada pemilu mendatang.
“Target kita sudah jelas, 50 persen,” kata Rahmad.
Untuk mencapai target tersebut, Rahmad menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh kader di tengah masyarakat.
“Kader harus terlibat dan terlihat. Bukan terlibat tapi tidak terlihat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap kinerja kader. Menurutnya, hanya kader yang produktif yang akan dipertahankan dalam struktur partai.
“Kader yang produktif akan kita pertahankan. Yang tidak produktif tentu akan kita evaluasi,” katanya.
Rahmad optimistis, dengan konsolidasi internal yang solid dan kader yang aktif, target politik Partai Golkar di Balikpapan dapat tercapai. (Han)














