Payload Logo
PLNSiaga

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran PLN memastikan kesiapan dan keandalan listrik di seluruh Indonesia untuk mendukung rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (dok : PLN)

Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Listrik Nasional dari NTT

Penulis: Han | Editor:
18 Agustus 2026

Depok - PT PLN (Persero) mengerahkan seluruh kekuatan untuk memastikan sistem kelistrikan nasional tetap andal selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bahkan turun langsung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memantau kesiapan sekaligus percepatan pemulihan kelistrikan pascagempa Flores.

Dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, Sabtu malam (15/8/2026), Darmawan mengikuti konferensi pers yang terhubung secara daring dengan jajaran Direksi PLN di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat.

Darmawan mengatakan pengamanan kelistrikan untuk momentum kemerdekaan telah dilakukan secara menyeluruh sejak awal Agustus. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, jaringan distribusi hingga jalur kelistrikan di sekitar lokasi kegiatan.

“Sejak awal Agustus, PLN sudah bergerak full. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan,” ujar Darmawan.

Menurutnya, kesiapan kelistrikan tersebut tidak terlepas dari koordinasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

PLN memproyeksikan beban puncak nasional pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Di sisi lain, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW sehingga tersedia cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen.

Untuk mengawal sistem kelistrikan nasional, lebih dari 45 ribu personel PLN disiagakan di 2.275 titik di seluruh Indonesia.

“Semua bergerak dan semua fokus,” tegas Darmawan.

Kesiapan itu diperkuat dengan 1.517 unit genset, 559 unit UPS, dan 1.286 unit gardu bergerak. PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional dan 3.583 motor operasional untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan.

Pengamanan Berlapis di Istana

Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menerapkan sistem pengamanan kelistrikan hingga lima lapis.

Sistem tersebut mencakup kesiapan pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS hingga genset. Skema berlapis tersebut disiapkan untuk memastikan pasokan listrik tetap tersedia dan meminimalkan risiko gangguan selama agenda kenegaraan berlangsung.

Namun, kesiapan PLN tidak hanya diarahkan untuk menghadapi peringatan kemerdekaan. Di tengah persiapan tersebut, PLN juga harus memastikan pemulihan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan.

Salah satunya sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya terdampak gangguan pada sisi pembangkit. Darmawan memastikan kondisi sistem tersebut berangsur membaik setelah mendapat tambahan pasokan dari dua pembangkit.

“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik,” katanya.

11 Gardu Induk Flores Kembali Bertegangan

Sementara itu, gempa yang terjadi di Flores, NTT, juga menjadi perhatian PLN. Begitu gempa terjadi, petugas langsung diterjunkan untuk memeriksa infrastruktur kelistrikan dan melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang terdampak.

Upaya pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.

Darmawan mengungkapkan, sebanyak 11 gardu induk yang terdampak gempa telah kembali bertegangan pada Sabtu sore. Selanjutnya, PLN melanjutkan proses normalisasi jaringan hingga pasokan listrik dapat kembali diterima pelanggan.

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan,” ujarnya.

Dalam proses pemulihan, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun petugas terus berupaya menjangkau titik-titik terdampak.

Darmawan menegaskan, semangat PLN dalam menjaga keandalan listrik pada momentum kemerdekaan merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa.

“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami,” katanya.

Ia memastikan seluruh jajaran PLN akan terus mengawal sistem kelistrikan selama rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung.

“PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkas Darmawan. (Adv)


Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025