Payload Logo
PDA Kubar

Mitra Indrayani bersama Erlangga Agung Nugraha menyerahkan piring putih kepada Detilia/Relia (2Dara) sebagai ungkapan permohonan maaf di Kantor PDA Kubar, Selasa 06 Oktober 2026. (Dok: Katakaltim/Jantro)

Konflik Artis 2Dara dan Pemain Musik Berakhir Damai Usai Dimediasi PDA Kubar

Penulis: Jantro | Editor: Hilman
7 Oktober 2026

KUBAR — Konflik antara artis 2Dara, empat pemain musik yakni (A,F,M,G) dan pelaksana hajatan di Kutai Barat (Kubar), berakhir damai setelah dimediasi Presidium Dewan Adat (PDA).

Mediasi digelar di Kantor PDA Kubar, Komplek Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, Selasa 06 Oktober 2026.

Mediasi dihadiri pihak 2Dara, dan 4 pemain musik , Mitra Indriyani selaku pelaksana hajatan, serta sejumlah pihak terkait.

Detilia dari 2Dara menyampaikan kronologi persoalan kepada PDA. Awalnya 2Dara mendapat tawaran tampil dalam acara pernikahan dan akikah pada 30 Desember 2025.

Kesepakatan tampil tetap berjalan hingga Desember 2026. Rencana penampilan 2Dara kemudian ditambah dengan DJ, sementara banner artis pendukung telah dicetak dan dipasang.

Namun, rencana itu batal setelah tuan rumah menghubungi Detiliana pada 01 Oktober 2026 malam.

Tuan rumah mengaku mendapat tekanan dari empat musisi A, F, M dan G yang juga dijadwalkan tampil dalam acara tersebut.

"Tuan rumah menyampaikan harus memilih, mempertahankan pemain band atau 2Dara. Kalau 2Dara tetap naik panggung, pemain musik akan bubar," paparnya.

Atas persoalan itu, Detilia mengaku merasa dirugikan. Batalnya penampilan membuatnya merasa tertekan secara psikologis, harga dirinya direndahkan, serta merasa pekerjaannya dihambat.

"Setelah persoalan ini muncul, kami meminta PDA Kubar memediasi dan menyelesaikan persoalan sesuai dengan ketentuan hukum adat yang berlaku," urainya.

Ketua PDA Kubar, Yurang mengatakan, persoalan bermula dari rencana hajatan Mitra yang akan digelar pada 19 Oktober 2026.

Sebelumnya, Mitra telah memesan artis dan group musik untuk mengisi acara tersebut sejak Desember 2025.

"Kemudian di dalam Group whatshap pemain musik band dan artis itu muncul perbedaan pendapat. Sehingga ada pihak yang merasa tidak nyaman dan persoalan ini dimediasi," ujarnya.

Dalam mediasi, kata Yurang, masing-masing pihak menyampaikan persoalan dari sudut pandangnya.

Penyelesaian kemudian dilakukan dengan mempertemukan para pihak dan mencari jalan keluar bersama.

Hasilnya, 2Dara dan 4 pemain musik band sepakat berdamai. 4 pemain band tsb mengaku bersalah atas perbuatan dan atas tidak profesionalnya mereka kemudian Para dua pihak juga sepakat saling memaafkan dan tidak mengulangi persoalan yang menjadi pokok perselisihan.

Yurang menjelaskan, perdamaian itu tidak membuat salah satu pihak dicoret dari hajatan. 2Dara dan 4 org pemain musik band tetap akan mengisi acara Mitra pada 19 Oktober 2026.

"Pada akhirnya mereka bersepakat untuk saling memaafkan dan persoalan ininselainpada hari ini," terangnya.

Sebagai bagian dari perdamaian, Mitra Indrayani menyerahkan piring putih beserta Jomit Burai bernilai satu antang kepada Detilia/Relia (2Dara) sebagai ungkapan permohonan maaf atas kekeliruan dalam komunikasi.

Sementara Puncan Karnaq menyerahkan piring putih dan Jomit Burai sebagai simbol untuk menyatukan Detilia/Relia, Mitra Indrayani dan Erlangga Agung Nugraha.

Dalam mediasi, para pihak diminta tidak memperpanjang kembali perbedaan pendapat yang terjadi. (Jantro)

Dilihat 717 kali