KUBAR — Kurdiansyah resmi terpilih sebagai Petinggi Kampung (kepala kampung) Jerang Melayu, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Pilkades Antar Waktu (PAW) periode 2026-2029.
PAW digelar pada 09 April 2026 menyusul meninggalnya kepala kampung sebelumnya sekitar enam bulan lalu. Kurdiansyah meraih 23 suara dari total 33 suara. Sementara lawannya hanya meraih 10 suara.
Usai terpilih, Kurdiansyah menyampaikan akan langsung fokus pada pembenahan administrasi kampung, khususnya kearsipan dokumen. Karena, pembenahan dokumen sangat penting dan harus disimpan dengan baik.
Putra kelahiran kampung Jerang Melayu ini mengungkapkan, setelah dilantik, pihaknya akan menginventarisasi ulang seluruh aset kampung.
Dokumen kepemilikan tanah warga akan dibuatkan, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki surat resmi.
Langkah itu dinilainya sangat penting, sehingga kepastian hukum atas kepemilikan lahan serta mencegah potensi sengketa di kemudian hari.
Pendataan nantinya akan dilengkapi titik koordinat, peta lokasi dan saksi batas agar memiliki kekuatan administrasi yang jelas.
“Yang paling utama adalah pembenahan dokumen kearsipan kampung, terutama terkait aset seperti tanah dan bangunan,” ujar Kurdiansyah kepada Katakaltim di Sendawar, Minggu 12 April 2026.
Untuk sektor infrastruktur, Kurdiansyah menargetkan peningkatan pembangunan jalan uang menjadi akses utama warga. Menurutnya, perbaikan jalan sangat penting untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Katanya, dalam beberapa tahun terakhir kondisi jalan kurang mendapat perhatian dari perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Jerang Melayu, diantaranya PT MKB dan PT MBL.
Sebab itu, Kurdiansyah menilai perusahaan perlu meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar, terutama melalui tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Sosial Responsibility).
Lanjutnya, selama ini kontribusi perusahaan terhadap masyarakat masih sangat minim, baik dalam pembangunan infrastruktur, pembukaan lapangan kerja, peluang usaha maupun bantuan sosial.
"Kondisi jalan di Jerang Melayu cukup banyak yang rusak. Karena itu, kami akan meminta perusahaan lebih perduli. Selain itu, perbaikan jalan juga akan diusulkan ke Pemkab Kubar," terangnya.
Di bidang ekonomi, Kurdiansyah berencana mengembangkan potensi masyarakat melalui sektor pertanian, perikanan dan membuka peluang usaha baru untuk mengurangi angka pengangguran.
Selain itu, ia juga akan memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan. Rencananya, honor guru ngaji dan imam masjid akan dibiayai Alokasi Dana Kampung (ADK).
Generasi muda juga akan didorong supaya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kurdiansyah menambahkan, budaya gotong royong yang belakangan ini memudar perlu kembali dihidupkan di Jerang Melayu. Tak hanya itu, sikap saling menghormati harus dijaga karena merupakan nilai warisan leluhur sejak dahulu. (Jantro)










