Payload Logo
Rapat Forkopimda

Gubernur Kalimantan Timur bersama Wakil Gubernur Kaltim memimpin Rapat Forkopimda di Balikpapan, 7 Oktober 2026, yang membahas penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk percepatan pemulihan dan penguatan sistem kelistrikan Kalimantan.(dok : PLN)

PLN dan Pemprov Kaltim Bergerak Bersama, Pemulihan Listrik Kalimantan Jadi Prioritas

Penulis: Han | Editor:
9 Oktober 2026

Balikpapan – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat koordinasi untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Kalimantan. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi pembangkit yang tersedia, percepatan penanganan pembangkit yang mengalami gangguan, hingga penyiapan tambahan kapasitas pasokan listrik.

Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Balikpapan, 7 Oktober 2026. Pertemuan itu dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ketua DPRD Kaltim, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam rapat tersebut, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, memaparkan perkembangan penanganan sistem kelistrikan, termasuk langkah percepatan pemulihan sejumlah pembangkit dan optimalisasi kapasitas yang masih tersedia.

Chaliq mengatakan, PLN bersama seluruh entitas PLN Group terus menjalankan berbagai langkah penanganan secara bersamaan untuk mempercepat kesiapan pembangkit. Seluruh proses tetap memperhatikan aspek keselamatan dan standar teknis sebelum unit pembangkit kembali beroperasi.

Menurutnya, pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi serta kesiapan teknis setiap unit. Koordinasi antartim terus diperkuat agar proses penanganan dapat berjalan efektif dan sistem kelistrikan berangsur menuju kondisi yang lebih optimal.

“Kami memahami bahwa kondisi sistem kelistrikan saat ini menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, seluruh tim terus bekerja dan berkoordinasi untuk mempercepat kesiapan pembangkit secara bertahap,” ujar Chaliq.

Selain mempercepat pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan, PLN juga mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dan menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit. Langkah ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di Kalimantan.

Chaliq menegaskan, penguatan sistem kelistrikan tidak hanya berfokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga mencakup perencanaan pasokan untuk memenuhi kebutuhan listrik pada masa mendatang.

“Pemulihan dan penguatan sistem kami lakukan secara berlapis, mulai dari percepatan penanganan unit pembangkit, optimalisasi pembangkit yang tersedia, hingga penyiapan tambahan kapasitas,” jelasnya.

Dukungan pemerintah daerah turut menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan kesiapan Pemprov Kaltim untuk terus bersinergi dengan PLN, terutama dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi agar langkah pemulihan dapat berjalan efektif.

Pemerintah daerah berharap sinergi tersebut mampu mendukung pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha di tengah kebutuhan energi yang terus berkembang.

Dalam pertemuan itu, PLN dan Pemprov Kaltim juga membahas rencana penguatan pasokan listrik ke depan, termasuk pengembangan pembangkit sesuai perencanaan ketenagalistrikan serta peluang tambahan pasokan melalui Perumda Ketenagalistrikan Provinsi Kalimantan Timur.

Kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kesiapan sistem kelistrikan secara berkelanjutan. Dengan koordinasi yang terus ditingkatkan, berbagai langkah pemulihan dan penguatan pasokan diharapkan berjalan terarah untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.(Adv)


Dilihat 693 kali