Jakarta – Pemerintah memastikan tarif tenaga listrik untuk Triwulan III 2026 atau periode Juli hingga September tetap diberlakukan tanpa kenaikan. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.
Keputusan ini berlaku bagi seluruh golongan pelanggan, baik 13 golongan pelanggan nonsubsidi maupun 24 golongan pelanggan bersubsidi. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap adanya penyesuaian tarif listrik selama tiga bulan ke depan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengatakan keputusan mempertahankan tarif listrik merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi, meningkatkan daya saing industri, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha.
Meski berdasarkan mekanisme penyesuaian tarif terdapat potensi perubahan akibat fluktuasi nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA), pemerintah memilih mempertahankan tarif listrik agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah tersebut sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, stabilitas tarif harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan agar manfaat kebijakan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat maupun pelaku usaha.
PLN juga memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan tetap beroperasi secara optimal sehingga kebutuhan listrik rumah tangga, sektor bisnis, industri, hingga layanan publik dapat terpenuhi dengan baik selama Triwulan III 2026.
Masyarakat yang ingin mengetahui rincian tarif tenaga listrik berdasarkan golongan pelanggan dapat mengakses informasi resmi melalui PLN
https://www.pln.co.id/pelanggan-id/tarif-tenaga-listrik-id/penyesuaian-tarif-id
Kebijakan tarif listrik yang tetap ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi pelanggan sekaligus mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional di berbagai sektor. (Adv)















