SAMARINDA — Wali Kota Samarinda Andi Harun sentil Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud (Hamas) ihwal pokok pikiran (pokir) DPRD.
Andi Harun tegas menyatakan penjelasan Hamas soal pokir benar-benar problematik, dan salah besar.
"Entah karena beliau itu kurang baca atau mainnya nggak terlalu jauh," ucap Andi Harun belum lama ini.
Menurutnya, pernyataan Hamas itu bahkan memalukan bagi lembaga DPRD.
"Masa sekelas ketua DPRD tidak benar memahami undang-undang? Dan Ketua DPRD itu kan simbol dari sebuah lembaga," tukasnya.
Andi Harun mengatakan, andaikan dirinya menjabat sebagai anggota DPRD, ia pasti akan mengingatkan Hamas agar berhati-hati membuat pernyataan yang keliru, salah, dan sesat.
"Di mana letak kesalahan dan kesesatan pendapatnya Ketua DPRD itu? Ia tidak memahami representasi elektoral Anggota DPRD Kaltim dari dapil masing-masing," papar dia.
Politisi Gerindra itu menambahkan, setiap anggota DPRD punya dapil masing-masing sebagai tempat mendapatkan aspirasi, amanah, mandat, dan menjalankan tugas.
Sehingga, bantuan keuangan melalui skema pokir DPRD harus diberikan ke dapil masing-masing anggota, bukan ke daerah lain.
Berbeda dengan bantuan keuangan dari APBD yang dibahas Gubernur bersama DPRD, yang secara yurisdiksi mencakup seluruh kabupaten/kota di Kaltim.
"Jika ditiadakan, itu memang menjadi kewenangan Gubernur Kaltim bersama DPRD," tukasnya. (Wira)














