BERAU — Kebakaran hebat melanda beberapa rumah warga di Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Jumat 2 Januari 2026 pagi.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah yang menjadi korban, api mulai terlihat sekira pukul 05:00 WITA saat warga sekitar mulai ingin berjualan.
"Jam setengah 6 itu Api sudah besar,"ucapnya kepada katakaltim di lokasi.
Ia membeberkan, saat kebakaran dirinya masih tertidur. Tiba-tiba terkejut setalah mendengar warga berteriak ada api mulai berkobar.
Dirinya langsung bergegas menyelamatkan diri dan membawa keluar sebagian barang-barangnya.
"Saya tidur di lantai 2, dengar ribut-ribut warga ada kebakaran saya langsung terkejut dan langsung keluar rumah," ucapnya.
Sementara itu Komandan Regu (DANRU) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Agus mengatakan pihaknya menerima laporan usai beberapa menit kejadian.
Beruntung lokasi tersebut tidak jauh dari markas pemadam, sehingga timnya dapat bergerak cepat mencegah si jago merah menyebar lebih luas. Kata dia, ada 2 rumah warga yang terdampak
"Kami terima laporan beberapa menit kejadian, setelah itu langsung ke lokasi," bebernya.
Dari pantauan Katakaltim di lokasi, selain merupakan rumah warga, secara khusus rumah tersebut juga merupakan toko pakaian serta pernak-pernik hiasan rumah dan Cafe.
Sofyan yang merupakan pemilik toko pernak-pernik hiasan rumah itu juga memberikan keterangan.
Ia mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah sebab banyak barang jualanya hangus terbakar.
"Yang pasti banyak, sekitar miliaran karena dalam toko itu banyak macam barang jualan," terangnya.
Saat peristiwa terjadi ia sedang berada di kediamannya dan tidak berada di tempat kejadian. Sementara yang berada di tokonya adalah keluarganya.
"Pas kejadian saya tidak di lokasi. Di toko ada ponakan yang jaga," ungkapnya.
Ia menyakini awal mula kejadian diduga kuat karena arus listrik yang konslet. Apalagi lantai dua bangunan miliknya berbahan kayu, sehingga mudah kebakaran.
"Sepertinya murni arus pendek listrik. Sebab di tingkat dua itu kayu mudah terbakar," pungkasnya. (Rin)






