Payload Logo
Pemerintah Asahan sepakat pembentukan Yonif

Pemerintah Asahan sepakat pembentukan Yonif (dok: Fitriyani)

Bupati Asahan Dukung Pembentukan Yonif Naga Berkisar dan Pembangunan KDKMP

Penulis: Fitriyani Harahap | Editor: Salsabila Resa
28 Februari 2026

ASAHAN, SUMUT — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, mendukung penuh pembentukan Yonif TP-954 yang diberi nama satuan Naga Berkisar, dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Nuri Makodim 0208/Asahan, Senin (23/02/2026).

Taufik Zainal juga menyampaikan kesepakatannya terhadap nama dan lambang satuan yang telah diajukan karena dinilai memiliki makna tersendiri bagi Kabupaten Asahan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami sangat mengapresiasi program yang dilakukan Dandim 0208/Asahan, terutama terkait pembentukan Yonif TP-954 ‘Naga Berkisar’ di Asahan,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung terbentuknya batalyon tersebut, terlebih lokasinya sangat strategis sebab berbatasan langsung dengan tiga kabupaten, yakni Asahan, Toba dan Simalungun.

Katanya, kehadiran batalyon ini diyakini membawa dampak besar terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan memotivasi generasi muda untuk bergabung menjadi anggota TNI.

“Dengan dibentuknya batalyon ini, kami berharap tidak ada lagi desa tertinggal di Asahan. Perekonomian akan meningkat dan menjadi semangat baru bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain mendukung pembentukan Yonif Naga Berkisar, Bupati juga, mendukung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Jembatan Garuda di daerah itu. 

Namun ia berharap lokasi KDKMP ditempatkan secara strategis agar manfaatnya optimal.

“Kami mendukung penuh program ini karena bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga seluruh program dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Asahan,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, dalam rapat itu memaparkan bahwa Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dibentuk dengan tujuan ganda (dual function), yakni memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

“Satuan ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan, meningkatkan infrastruktur dasar serta membantu penanganan bencana, yang terintegrasi dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta,” jelas Edy.

Ia menyampaikan, rencana dislokasi pembentukan satuan berada di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.

Terkait konsep nama satuan “Naga Berkisar”, Dandim menjelaskan bahwa nama tersebut mengandung arti seorang prajurit TNI yang memiliki kekuatan kesatria, tangguh dalam membela kebenaran di medan pertempuran, serta selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta menghormati adat dan istiadat daerah setempat.

Adapun rencana pembangunan KDKMP, kata dia, bertujuan untuk mendorong kemajuan perekonomian masyarakat.

Namun dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah kendala, di antaranya mencari luas lahan yang sesuai kriteria, perlunya pematangan lahan untuk titik yang baru masuk portal pemetaan, kebutuhan waktu untuk proses cut and fill, serta perizinan pemakaian lahan.

Sebagai upaya mengatasi kendala tersebut, Dandim menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan, camat, kepala desa/lurah, serta bersama masyarakat bergotong royong untuk melakukan pematangan lahan.

“Kami berharap dukungan dari seluruh stakeholder dalam menjalankan program ini, termasuk pembangunan KDKMP dan jembatan demi kesejahteraan masyarakat Asahan,” ujarnya.

Diketahui dalam rapat tersebut, turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Dandim 0208/Asahan, Asisten Administrasi Umum, OPD, Camat Bandar Pasir Mandoge, dan Jajaran Kodim 0208/Asahan. (Fitriyani)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025