Payload Logo
Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud

Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, berfoto bersama peserta didik PAUD dalam balutan busana adat saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.(dok : han/KK)

Gerakan “Bacitra” Resmi Diluncurkan, Bunda PAUD Balikpapan Dorong Literasi Anak Lewat Cerita Lokal

Penulis: Han | Editor:
3 Mei 2026

Balikpapan — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperkuat budaya literasi sejak usia dini. Melalui Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, diluncurkan sebuah gerakan literasi baru bernama Bacitra (Balikpapan Cinta Literasi) yang mengusung pendekatan berbasis kearifan lokal.

Program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan rendahnya minat baca di Indonesia, khususnya pada anak-anak. Bacitra dirancang tidak hanya sebagai program membaca, tetapi juga sebagai gerakan bersama yang melibatkan orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kebiasaan literasi yang berkelanjutan.

“Harapannya agar orang tua selalu mendampingi anak-anaknya dalam membaca dan mendongeng, khususnya bagi anak usia dini. Supaya anak-anak kita mencintai literasi,” ujar Nurlena Rahmad Mas’ud saat peluncuran program pada Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan bahwa peran keluarga menjadi kunci utama dalam menumbuhkan minat baca anak. Menurutnya, interaksi sederhana seperti membacakan cerita sebelum tidur atau mendongeng dapat memberikan dampak besar terhadap perkembangan bahasa dan imajinasi anak.

Peluncuran Bacitra juga selaras dengan tema nasional Hardiknas 2026, yaitu “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Dalam implementasinya, Bacitra menghadirkan konten bacaan berupa cerita-cerita lokal Balikpapan yang akan ditempatkan di berbagai ruang publik seperti halte dan titik baca yang telah disiapkan pemerintah kota.

“Inilah kenapa saya membuat cerita dengan alur yang sederhana, agar orang tua selalu ingat pentingnya literasi,” tambahnya.

Selain meluncurkan program Bacitra, Nurlena juga memperkenalkan buku terbarunya berjudul 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Buku tersebut merupakan lanjutan dari karya sebelumnya Aku Cinta Kota Balikpapan, dengan target pembaca yang lebih luas, yakni anak kelas 1 hingga kelas 3 sekolah dasar.

“Kalau sebelumnya khusus untuk PAUD, sekarang untuk anak kelas 1 sampai kelas 3 SD. Insya Allah ke depan akan ada lanjutan untuk kelas 4 hingga kelas 6,” jelas Nurlena.

Ia menambahkan bahwa seluruh materi dalam buku maupun program Bacitra disusun dengan mengangkat nilai-nilai lokal, sehingga anak-anak tidak hanya belajar membaca, tetapi juga memahami budaya dan lingkungan sekitarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap Bacitra dapat menjadi gerakan literasi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu membangun kebiasaan membaca yang kuat di tengah masyarakat. Dengan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah, diharapkan generasi muda Balikpapan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.(Adv Diskominfo Balikpapan)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025