Payload Logo
a-656220251125184545517.jpg

Puluhan pemuda dari berbagai organisasi dan komunitas di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, mengikuti kegiatan Healing & Retreat Pemuda bersama Bupati Enrekang, yang diselenggarakan pada 28–29 Juni 2025 di kawasan alam Buntu Macca. (Dok: Sandi/katakaltim)

Healing dan Retret Pemuda Bersama Bupati Enrekang di Buntu Macca Sulsel, Ruang Baru untuk Dialog dan Kolaborasi

Penulis: Sandi | Editor: Agu
15 Juli 2025

ENREKANG — Puluhan pemuda dari berbagai organisasi di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengikuti Healing & Retreat Pemuda bersama Bupati Enrekang, digelar pada 28 hingga 29 Juni 2025 di kawasan alam Buntu Macca.

Kegiatan ini diprakarsai TWIPSY (Trip With Psychology), sebuah gerakan pemuda yang menggabungkan pendekatan psikologi dan wisata alam, berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang.

Tak hanya dihadiri para pemuda, acara ini juga melibatkan Bupati Enrekang, Wakil Bupati, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Acara ini dirancang sebagai ruang penguatan mental, penyampaian aspirasi secara sehat, dan sekaligus sebagai upaya memperkenalkan potensi wellness tourism di Enrekang kepada khalayak lebih luas.

“Kegiatan yang sangat bermanfaat, acaranya di-setting dengan penuh makna. Adanya ruang dialog sehat antara pemuda dan pemerintah serta ruang healing bersama profesional sangat baik, apalagi untuk mempromosikan wellness tourism di Enrekang,” ujar Sultan Alam, salah satu peserta dari DPC ADWINDO Enrekang.

Kegiatan ini menghadirkan psikolog profesional, sesi mindfulness, camping, team building, hingga outbound.

Momen ini sekaligus menjadi ruang pemuda menyampaikan gagasan tentang arah pembangunan daerah, mulai dari sektor pendidikan, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Ameliah Lestari selaku Founder TWIPSY dan Project Leader acara, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat menciptakan ruang aman bagi pemuda untuk saling mendengar, tumbuh, dan menyampaikan aspirasi dengan cara yang sehat dan bermakna.

“Tujuan utama acara ini adalah menghadirkan ruang bertumbuh bagi pemuda, bukan hanya secara mental, tapi juga secara sosial dan peran. Kami percaya healing dan refleksi bisa berjalan beriringan dengan dialog kebijakan. Semoga kegiatan ini jadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara pemuda dan pemerintah,” ujar Ameliah.

Bupati Enrekang dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap semangat kolaboratif pemuda, serta menyatakan bahwa kantor dan rumah jabatan bupati selalu terbuka bagi pemuda yang ingin berdiskusi dan berkontribusi.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi bagian dari pengembangan pariwisata berbasis kesehatan mental dan alam (wellness tourism), yang kini menjadi tren global dan dapat menjadi kekuatan baru Enrekang dalam menarik minat wisatawan. (*)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025