Payload Logo
Kepala Disdag Balikpapan

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (dok : Han/KK)

Jelang Idulfitri, Disdag Balikpapan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman untuk Warga

Penulis: Han | Editor:
13 Maret 2026

Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) melakukan pemetaan terhadap ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan pasokan pangan tetap tersedia serta harga di pasaran tetap stabil selama Ramadan hingga Lebaran.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan distributor, pelaku usaha, serta sejumlah instansi terkait. Pertemuan ini digelar di Hotel Senyiur Balikpapan pada Rabu (11/3/2026) sebagai bagian dari persiapan menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi stok bahan pokok yang dimiliki para distributor dan pelaku usaha di daerah.

Menurutnya, pemerintah perlu mengetahui secara rinci ketersediaan berbagai komoditas pangan utama, seperti beras, minyak goreng, gula, hingga kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, pihaknya juga meminta para distributor memaparkan proyeksi pasokan yang akan masuk ke Balikpapan dalam beberapa pekan ke depan.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan stok bahan pokok tetap mencukupi dan distribusi berjalan lancar menjelang Idulfitri,” ujar Haemusri.

Ia menjelaskan, Kota Balikpapan masih bergantung pada pasokan pangan dari sejumlah daerah lain. Karena itu, kelancaran distribusi dari daerah pemasok menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar.

Selain memantau kondisi stok, Disdag juga akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perdagangan di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya praktik penimbunan barang yang dapat menyebabkan kelangkaan serta memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasar. Di antaranya melalui pemantauan harga secara berkala di pasar-pasar tradisional, koordinasi intensif dengan distributor, hingga kemungkinan pelaksanaan operasi pasar apabila terjadi lonjakan harga.

Haemusri menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga kondisi pasar tetap kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri. Dengan demikian, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan pasokan yang mencukupi.

“Harapan kami masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa khawatir terhadap ketersediaan maupun harga bahan pokok,” katanya.(han/adv Diskominfo Balikpapan)



Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025