Payload Logo
Kawasan Kampung Baru Bontang

Kawasan Kampung Baru Bontang (dok: Caca/katakaltim)

HIPPEKAB Mediasi Dugaan Jukir Liar di Lapangan Kampung Baru Bontang, Sepakati Parkir Gratis

Penulis: | Editor: Salsabila Resa
28 September 2026

BONTANG — Dugaan adanya juru parkir (jukir) liar di lokasi Lapangan Kampung Baru, tempat pengunjung nongkrong dan ngopi, sempat menjadi perbincangan publik beberapa waktu lalu.

Merespons persoalan tersebut, Himpunan Pemuda-Pemudi Kampung Baru (HIPPEKAB) menggelar forum diskusi dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

Di antaranya pemilik UMKM, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, security PT Badak NGL, Dewan Pembina HIPPEKAB, hingga pemuda yang diduga terlibat sebagai jukir liar.

Ketua HIPPEKAB Rahmi mengatakan, forum tersebut digelar untuk mencari solusi atas persoalan parkir sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi pemuda setempat yang belum memiliki pekerjaan tetap.

“Karna kejadian viral kemarin, kami coba mengundang beberapa pihak terkait seperti Owner UMKM, Bhabinkamtibmas, Security PT Badak NGL, Dewan Pembina HIPPEKAB, serta tokoh masyarakat Kampung Baru untuk penyelesaian masalah. Karena, oknum yang diduga jukir liar itu, juga bagian dari kami (Pemuda setempat yang tidak memiliki pekerjaan tetap),” ucapnya kepada awak media, Minggu 27 September 2026.

Rahmi menjelaskan, forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan pola pengelolaan parkir yang lebih tertib, terkoordinasi, dan transparan sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Di sisi lain, HIPPEKAB juga mendorong agar pemuda setempat tetap mendapatkan ruang untuk memperoleh penghasilan secara layak.

“Ya seyogyanya dalam musyawarah, kami dorong diskusi secara terbuka agar pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini agar diberdayakan. Jadi kesimpulannya itu, mereka dapat mengatur parkiran dengan baik, dan kami tekankan tidak untuk memaksa meminta uang parkir. Sembari kami dari pihak organisasi HIPPEKAB mencari jalan keluar yang terbaik untuk semua pihak,” tutur Rahmi.

Ia juga berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik sosial. HIPPEKAB mengajak masyarakat maupun pengunjung untuk tidak saling menyudutkan ataupun mengambil kesimpulan secara sepihak.

“Kami mengajak kepada masyarakat maupun pengunjung untuk mari bersama-sama menjaga suasana yang harmonis, tertib, dan humanis. Sehingga kegiatan UMKM di Lapangan Kampung Baru dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Diketahui, HIPPEKAB merupakan salah satu fasilitator awal bagi sejumlah UMKM yang beraktivitas di Lapangan Kampung Baru.

Organisasi tersebut sebelumnya dipercaya oleh pengelola wilayah, PT Badak NGL, untuk turut mendukung kegiatan UMKM di kawasan tersebut.

Namun, seiring perubahan struktur organisasi, HIPPEKAB sempat mengalami kevakuman. Saat ini, organisasi tersebut kembali aktif menjalankan berbagai program sosial kemasyarakatan, termasuk turut menjaga ketertiban di wilayah Kampung Baru maupun Kota Bontang. (Caca)

Dilihat 702 kali