KUBAR — Akses jalan menuju Kampung Jerang Melayu, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), nyaris Terputus, Jumat 24 Januari 2026.
Jalan yang masih berupa tanah tersebut saat ini menjadi keluhan warga. Pasalnya, badan jalan
yang amblas semakin melebar hingga dikhawatirkan memutus akses jika tidak segera diperbaiki.
Sebelumnya, ruas jalan ini memiliki lebar sekitar 5 meter. Namun akibat gerusan air, lebar bada jalan kini hanya tersisa sekitar 2 meter.
Lubang menganga di badan jalan pun menjadi ancaman bagi pengendara. Membuat kendaraan harus melintas secara bergantian.
Kepala Kampung Jerang Melayu, Kurdiansyah kepada Katakaltim mengatakan, jalan amblas itu sudah berlangsung cukup lama.
Namun demikian, perusahaan sekitar dinilai tidak peduli dengan kondisi jalan tersebut.
"Jalan ini nyaris terputus. Perusahaan yang beroperasi di sini PT MKB. Tapi perusahaan itu tidak menunjukkan kepeduliannya dengan kondisi jalan kami," ucapnya.
Harusnya, kata Kurdiansyah, PT MKB turut memberi perhatian terhadap kondisi jalan rusak di sekitar wilayah operasionalnya.
Menurut dia, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk ikut menangani kerusakan jalan melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR).
"Sudah berbulan-bulan kerusakan jalan ini. Tapi memang perusahaan kurang peduli. Kalau musim hujan longsor akan melebar, jalan ini akan putus total," tandasnya.
Kepada menagament PT MKB, ia telah meminta perusahaan membantu perbaikan jalan. Kemudian, pada 23 Juni 2026 surat permohonan perbaikan jalan juga telah disampaikan.
"Secara lisan sudah kita sampaikan. Melalui surat juga sudah dilayangkan oleh Pemerintah Kampung Jerang Melayu," bebernya.
Sebelumnya, Askep PT MKB, bernama Dadang meminta warga untuk menyampaikan permohonan bantuan perbaikan jalan secara tertulis kepada perusahaan.
"Nanti pak kepala kampung membuat permohonannya secara tertulis ya," singkat dia. (Jantro)










