Payload Logo
PPU

Persiapan kebersihan pasar menjelang penilaian Adipura (Dok: katakaltim)

Jelang Adipura, DLH PPU Fokus Benahi Empat Pasar

Penulis: Gung | Editor: Afri
29 Oktober 2026

PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memfokuskan pembenahan kebersihan di empat pasar yang tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku menjelang penilaian Adipura.

Pasar menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus karena aktivitas perdagangan setiap hari menghasilkan timbulan sampah dalam jumlah cukup besar.

Kondisi tersebut membutuhkan pengawasan dan penanganan rutin agar kebersihan lingkungan pasar tetap terjaga, terutama menjelang kedatangan tim penilai.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH PPU, Rochmat Agoes Purwanto, yang bertanggung jawab memantau persiapan sektor pasar, mengatakan sejumlah lokasi telah menjalani pembenahan. Pasar di Kecamatan Penajam, misalnya, disebut telah mencapai sekitar 80 persen dari persiapan yang dilakukan.

“Pasar Penajam persiapannya sudah 80 persen, sudah bersih. Tinggal beberapa titik nanti pada saat tim juri datang kita bersihkan,” ujarnya.

Selain Pasar Penajam, Pasar Sepaku juga menjadi bagian dari pemantauan. Sementara itu, perhatian lebih besar diarahkan ke Pasar Babulu karena persoalan sampah plastik dan meningkatnya volume sampah pada hari pasar masih perlu ditangani.

Rochmat mengatakan, DLH PPU berencana mengerahkan petugas untuk melakukan pembersihan di Pasar Babulu dalam waktu dekat.

Upaya tersebut dilakukan agar kondisi pasar lebih tertata dan sampah yang berpotensi mengganggu kebersihan dapat segera ditangani.

Menurutnya, penanganan sampah di Pasar Babulu selama ini telah dilakukan secara berkala. Kerja bakti bahkan telah dilaksanakan beberapa kali dengan melibatkan pihak terkait.

Namun, tingginya aktivitas jual beli pada hari tertentu membuat volume sampah meningkat sehingga membutuhkan perhatian berkelanjutan.

“Kalau untuk Pasar Babulu, minggu depan ini harus kita selesaikan. Program besarnya sampah plastik,” kata Rochmat.

Ia menegaskan, kebersihan pasar tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan bersih-bersih menjelang penilaian.

Pengelolaan sampah harus dilakukan setiap hari agar lingkungan pasar tetap bersih dan tidak menimbulkan penumpukan.

Dalam persiapan Adipura, sektor pasar menjadi salah satu komponen yang dinilai bersama sejumlah lokasi lain, termasuk tempat pemrosesan akhir (TPA).

Rochmat menyebut pasar memiliki bobot penilaian yang perlu diperhatikan sehingga kondisi kebersihannya harus dijaga secara konsisten.

Karena itu, DLH PPU terus melakukan pemantauan sesuai pembagian tugas masing-masing bidang.

Selain pasar, perangkat daerah terkait juga menangani lokasi penilaian lainnya, seperti rumah sakit dan kawasan perkantoran.

Melalui pembenahan tersebut, DLH PPU berharap seluruh pasar yang menjadi titik pemantauan dapat memenuhi standar kebersihan dan pengelolaan sampah.

Upaya ini sekaligus diharapkan meningkatkan kesadaran pedagang dan pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar secara bersama-sama. (Adv)

Dilihat 694 kali