Payload Logo
LAZ BMBU

LAZ BMBU usai berdiskusi dengan Dinkes Bontang mengenai masalah stunting di Kota Bontang (dok: Yub/katakaltim)

LAZ BMBU dan Dinkes Bontang Perkuat Kolaborasi Perangi Stunting

Penulis: Y | Editor: Agung
13 Agustus 2026

BONTANG — Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Barakatul Ummah (LAZ BMBU) menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang memperkuat kepedulian terhadap kesehatan anak, khususnya menekan angka stunting.

Langkah tersebut dilakukan setelah melakukan operasi timbang yang digelar serentak pada Juni 2026 terhadap 9.884 balita di Kota Bontang.

LAZ BMBU kemudian berkunjung ke Kantor Dinkes Bontang untuk mengetahui perkembangan hasil pendataan sekaligus memastikan kondisi angka stunting di Kota Bontang.

Kunjungan tersebut disambut Kepala Dinkes Bontang dr. Toetoek bersama Kepala Bidang Kesprimkom.

dr. Toetoek mengatakan, penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama dan tidak hanya menjadi tugas pemerintah.

Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk LAZ BMBU, diperlukan untuk mempercepat penanganan stunting.

"Angka stunting yang ada saat ini merupakan tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga kolaborasi banyak lembaga, di antaranya LAZ BMBU," ucapnya.

Ia berharap komunikasi dan kunjungan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Kota Bontang zero (nol) stunting.

Silaturahmi ini menjadi langkah awal LAZ BMBU mengajak Dinkes Bontang melakukan diskusi lebih mendalam guna mencari solusi tepat terhadap kasus stunting yang masih ditemukan.

Sementara itu Manager Fundarasing LAZ BMBU, Muhammad Rizki Amil, menyampaikan pihaknya berencana melibatkan berbagai pihak, mulai dari dokter anak, dosen bidang gizi Universitas Mulawarman (Unmul), hingga pemerhati anak.

“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan busa menghasilkan langkah konkret dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting di Kota Bontang,” ucap Rizki.

Mereka menilai kepedulian terhadap kesehatan anak merupakan bagian dari investasi bagi masa depan Kota Bontang.

“Melalui sinergi antara lembaga sosial, pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat, upaya menciptakan generasi Bontang yang sehat diharapkan dapat semakin kuat,” pungkasnya. (Yub)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025