KUBAR — Pemerintah Kutai Barat (Kubar) berkolaborasi dengan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) akan segera membangun akses jalan menuju tiga kampung tertinggal di Kecamatan Bongan.
Tiga kampung tersebut diantaranya Deraya, Tanjung Soke dan Gerunggung. Pembangunan ruas jalan Bongan-Gerunggung dijadwalkan mulai ditangani pada 2026.
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, mengatakan pembangunan jalan di Bongan merupakan bentuk kolaborasi antara pemkab dan Pemprov untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman.
"Pemkab Kubar mengalokasikan anggaran Rp10 miliar pada APBD 2026. Anggaran akan digunakan untuk membangun jalan beton sepanjang dua kilometer," ujar Edwin kepada wartawan di Kantor Bupati Kubar, Kamis 04 Juni 2026.
Dijelaskannya, pembangunan itu nantinya akan diselaraskan dengan program penanganan jalan Pemprov Kaltim melalui APBD 2026.
Pemprov Kaltim akan membangun jalan aspal sepanjang 19,2 kilometer serta jalan agregat sepanjang 14,8 kilometer pada ruas Poros Trans Kalimantan Km 88-Lemper-Deraya-Tanjung Soke-Gerunggung.
Lanjutnya, ruas jalan yang menghubungkan Jalan Nasional Trans Kalimantan hingga Kampung Gerunggung memiliki panjang sekitar 45 kilometer.
Namun hingga saat ini, baru sekitar 10,17 kilometer yang telah beraspal dan dibeton, sedangkan sisanya masih berupa jalan tanah.
"Pengerjaan ruas jalan akan dilakukan secara kolaboratif oleh Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim dan Dinas PUPR Kutai Barat," terangnya.
Frederick berharap pembangunan jalan itu dapat mempercepat peningkatan status kampung tertinggal.
Selain itu, akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi juga diharapkan semakin mudah.
"Harapan kami, seluruh kampung di Kutai Barat dapat berkembang menjadi kampung maju dan mandiri dengan dukungan infrastruktur yang memadai," paparnya. (Jantro)














