Payload Logo
Balikpapan

Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, tanggapi kerusakan jalan menuju SDN 022 Balikpapan Timur (Dok: Han/katakaltim)

Jalan Rusak Parah Menuju SDN 002 Balikpapan Timur, Pemkot Rencana Benahi Pakai Anggaran BTT

Penulis: Han | Editor: Agung
21 Juli 2026

BALIKPAPAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menindaklanjuti keluhan warga terkait rusaknya akses jalan menuju SD Negeri (SDN) 022 Balikpapan Timur.

Demi menjamin keselamatan dan kenyamanan peserta didik, Disdikbud resmi mengajukan perbaikan jalan melalui mekanisme Biaya Tak Terduga (BTT).

Langkah tersebut diambil setelah kondisi jalan menuju sekolah di kawasan Batakan semakin memburuk akibat hujan.

Jalan sepanjang sekitar 100 meter itu menjadi satu-satunya akses utama bagi siswa, guru, orang tua, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar sekolah.

Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan, surat permohonan penggunaan dana BTT telah diajukan.

Mekanisme tersebut menjadi solusi tercepat agar perbaikan jalan dapat segera dilaksanakan oleh instansi berwenang.

"Kami telah mengajukan surat permohonan pembiayaan pekerjaan jalan tersebut melalui mekanisme BTT. Jadi kalau itu disetujui, langsung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum," kata Irfan, Senin (20/7/2026).

Disdikbud Balikpapan, kata dia, tak punya kewenangan maupun anggaran menangani perbaikan jalan. Sebab pekerjaan tersebut berada di luar tugas pokok dinas.

"Itu saja yang bisa dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan karena saya tidak bisa memperbaiki jalan. Tidak ada nomenklatur perbaikan jalan di Dinas Pendidikan," tandasnya.

Usulan perbaikan akan diproses sesuai mekanisme pemerintah daerah. Setelah surat diajukan, usulan akan diteruskan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelum dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum apabila mendapat persetujuan.

"Jadi nanti ke Dinas Pekerjaan Umum, ada mekanismenya. Ada pengajuan dulu, lanjut melalui BPBD. Harapannya segera disetujui untuk perbaikan melalui mekanisme BTT," jelasnya.

Menurut Irfan, penggunaan dana BTT dinilai tepat karena kerusakan jalan sudah berdampak langsung terhadap kegiatan belajar mengajar.

Dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa, terutama saat musim hujan ketika jalan berubah menjadi licin dan berlumpur.

Ia menambahkan, anggaran BTT memang disediakan pemerintah untuk menangani kondisi mendesak, termasuk kerusakan infrastruktur yang memerlukan penanganan segera.

"Kan ada anggaran perubahan, anggaran 2026 maupun anggaran 2027, karena memang ada dana yang disiapkan untuk biaya-biaya tak terduga, misalnya bencana dan lainnya. Sudah kita buat surat pengajuannya per hari ini. Semoga segera dilakukan perbaikan jalan menuju SD Negeri 022 Balikpapan Timur," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kondisi jalan menuju SDN 022 Balikpapan Timur menuai keluhan warga karena berubah menjadi kubangan lumpur setiap kali hujan turun.

Akses yang masih berupa jalan tanah bercampur batu itu menyulitkan siswa, guru, serta orang tua yang mengantar anak ke sekolah.

Sejumlah warga bahkan memasang papan kayu sebagai pijakan darurat agar anak-anak dapat melintas tanpa terperosok ke dalam lumpur.

Warga Batakan, Darwis, mengatakan kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama dan semakin parah saat musim hujan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat siswa harus tiba di sekolah dengan sepatu dan seragam yang sudah kotor.

"Fasilitas sekolahnya sudah bagus, tapi jalannya rusak parah. Kasihan anak-anak sekolah, setiap hujan sepatu dan baju mereka sudah kotor sebelum masuk kelas," bebernya. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025