PASER — Duka menyelimuti Desa Songka, Kabupaten Paser. Setelah dua hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Fitriadi (43), pendulang pasir yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Kandilo.
Nahas, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat 14 Februari 2026. Pencarian yang dimulai sejak pagi hari diawali dengan briefing pada pukul 07.00 WITA.
Tim kemudian melakukan penyisiran sepanjang kurang lebih 2 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP), dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Upaya keras tim akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 10.00 WITA, korban ditemukan sekitar 500 meter ke arah hilir dari titik awal kejadian.
“Korban ditemukan pada jarak 500 meter dari arah hilir,” ucap Danru, Adi Sudjoko dalam keterangannya.
Suasana haru menyelimuti proses evakuasi saat jasad korban diangkat dari sungai dan dibawa ke Puskesmas Batu Kajang untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama unsur TNI/Polri, BPBD Paser, Damkar, PMI, Linmas, potensi SAR perusahaan sekitar, serta masyarakat setempat.
Berbagai peralatan dikerahkan, mulai dari rescue car, rubber boat, perahu warga, hingga peralatan selam dan medis.
Proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim harus menghadapi derasnya arus sungai serta potensi bahaya dari binatang buas seperti buaya.
Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kejadian ini menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi para pekerja di aliran sungai serta pentingnya kewaspadaan dalam setiap aktivitas di perairan,” tandasnya. (Diandi)










