Balikpapan – PT PLN (Persero) Group Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) menggelar Apel Bersama Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 sebagai bentuk penguatan komitmen terhadap budaya keselamatan kerja. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), Balikpapan, Selasa (20/1/2026).
Apel bersama tersebut diikuti oleh jajaran manajemen dan pegawai PLN UIP KLT serta perwakilan unit PLN Group Kaltimra. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian tak terpisahkan dari seluruh proses operasional dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
Peringatan Bulan K3 Nasional 2026 mengusung tema korporat “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, dan Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Zero Harm Zero Loss.” Tema ini mencerminkan komitmen PLN dalam mengedepankan keselamatan manusia serta perlindungan aset perusahaan di tengah masifnya pembangunan sektor ketenagalistrikan.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa penerapan K3 tidak boleh dipandang sebagai formalitas semata, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas insan PLN.
“Keselamatan kerja adalah fondasi utama dalam setiap kegiatan PLN. Pencapaian target pembangunan harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap keselamatan pekerja dan aset perusahaan. Zero Harm dan Zero Loss adalah komitmen bersama, bukan sekadar slogan,” ujar Basuki.
Selain apel, rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional ini juga diisi dengan peragaan keterampilan oleh Tim Security PLN. Peragaan tersebut meliputi teknik pengamanan dasar, bela diri, hingga simulasi penanganan situasi darurat, sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini, PLN UIP KLT berharap budaya keselamatan dan kesehatan kerja semakin tertanam di seluruh unit PLN Group Kaltimra. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional dapat terus berjalan secara berkelanjutan, aman, dan berorientasi pada keselamatan.










