BONTANG — PDI Perjuangan Bontang senggol kebijakan yang ditelurkan pemerintah Bontang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Bontang, Joni Alla Padang, mengaku bahwa terjadi pemborosan anggaran.
Salah satu contoh pembuatan lapangan mini Soccer yang menelan anggaran puluhan miliar.
Di samping itu masih ada infrastruktur jalan yang masih sangat dibutuhkan.
Ini menunjukkan pemborosan yang melanggar pemerataan pembangunan.
Misalnya di kawasan Bontang Barat. Bagi Joni sangat jelas. Dia membeberkan masih ada anak-anak sekolah yang kalau hujan, harus melepas sepatu mereka.
Padahal, menurut Joni, jika jalan tersebut dianggarkan, paling-paling hanya sekitar Rp2 sampai Rp3 miliar.
“Dan kemudian pemerintah memilih membangun lapangan mini soccer dengan anggaran puluhan miliar,” ucap Joni kepada katakaltim di markas PDI Perjuangan, Selasa 3 Maret 2026.
Joni menanyakan langkah tersebut tidak adil. Jelas bahwa pemerintah sedang tidak berpihak kepada rakyat kecil.
“Di mana keadilan dalam keberpihakan anggaran terhadap masyarakat kecil?,” tandasnya.
Lebih jauh Joni mendesak agar pemerintah Bontang berani melakukan evaluasi terhadap penanganan banjir saat ini.
“Banyak anggaran yang digelontorkan tapi kemudian kita evaluasi, tidak ada dampak yang signifikan,” tandasnya. (Agung)










