Payload Logo
PPI Bontang

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bontang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Auditorium 3D Bontang, Minggu (20/9/2026) (Dok: Caca/katakaltim)

PPI Bontang Gelar Musda Kota VI, Wawali Dorong Pemuda Ambil Peran Pembangunan

Penulis: Salsabila Resa | Editor:
20 September 2026

BONTANG — Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bontang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Auditorium 3D Bontang, Minggu (20/9/2026). Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Ketua Panitia Musda, Radian Falah, menyebut Musda menjadi momentum bagi PPI Kota Bontang mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya dan menyusun arah organisasi ke depan.

“Sekaligus memilih dan menetapkan kepengurusan periode berikutnya,” ucap Radian.

Sementara itu, dalam sambutannya, Agus Haris mendorong anggota PPI Bontang menjadikan ini sebagai momentum memperkuat kontribusi pemuda terhadap pembangunan daerah. Bukan hanya sebagai agenda pergantian kepengurusan.

“Forum seperti ini tidak hanya kita maknai sebuah pergantian. Jauh lebih dari itu, kita ingin sama-sama membangun Kota Bontang yang kita cintai dan Indonesia yang kita cintai,” kata Agus Haris.

Generasi muda, kata dia, berperan penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk kondisi fiskal yang saat ini dihadapi pemerintah daerah.

Agus Haris turut menyinggung perubahan kemampuan anggaran Kota Bontang yang mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Kondisi tersebut jadi tantangan yang harus dihadapi bersama melalui pembangunan yang lebih terarah dan pengelolaan sumber daya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Artinya ada persoalan besar yang harus diselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PPI Kalimantan Timur (Kaltim) Indrawati mengatakan Musda VI menjadi momentum penting menentukan arah PPI Kota Bontang dalam beberapa tahun ke depan.

Indrawati

Ketua PPI Kaltim Indrawati (dok:caca/katakaltim)

Menurutnya, Musda bukan hanya berbicara mengenai siapa yang akan memimpin organisasi, tapi bagaimana PPI bisa berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan PPI dibangun atas fondasi kedisiplinan, integritas, dan loyalitas. Nilai tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui kematangan kepemimpinan dan kontribusi nyata.

“Kita tidak boleh sekadar menjadi penonton atau organisasi yang eksis saat momen Paskibraka 17 Agustus,” ucap Indrawati.

Ia mendorong PPI Kota Bontang bertransformasi menjadi wadah pemuda yang inovatif dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Musda VI PPI Kota Bontang ini mengusung semangat bersinergi, berintegritas, dan berkontribusi untuk memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Kota Bontang.

Agenda tersebut turut dihadiri anggota PPI Kota Bontang dari berbagai angkatan, mulai tahun 1987 hingga 2025. (Caca)

Dilihat 800 kali