BONTANG — Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kota Bontang, Rabu 16 September 2026.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan kondisi ini terjadi sejak pagi.
Diduga berkaitan dengan asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.
“Memang dari pagi sampai sekarang. Kayaknya asap,” kata Ismail saat dikonfirmasi.
BPBD Bontang sejauh ini tidak menemukan adanya Karhutla yang terjadi di wilayah Kota Bontang yang menjadi sumber asap tersebut.
Menurutnya, kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kaltim, termasuk Sangatta Kutai Timur.
Ismail menduga asap terbawa angin dari wilayah yang sedang mengalami karhutla. Arah angin yang berubah-ubah membuat asap berpotensi menyebar ke wilayah lain, termasuk Bontang.
“Walaupun enggak ada karhutla di Bontang, tapi itu kayaknya terbawa sampai ke Bontang,” terangnya.
Meski begitu, Ismail menegaskan dugaan tersebut belum bisa dipastikan sebagai penyebab utamanya.
Di sisi lain, BPBD Bontang tetap mempertahankan status siaga karhutla. Pos terpadu masih disiagakan hingga akhir September dan akan dievaluasi berdasarkan kondisi di lapangan.
“Status siaga. Siaga terus kami,” katanya.
BPBD juga terus melakukan mitigasi dengan menyampaikan informasi melalui media sosial resmi.
Selain itu, BPBD Bontang berencana membagikan masker kepada masyarakat di depan kantor BPBD pada Kamis 17 September 2026, besok.
Ismail mengimbau masyarakat menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan, sembari memantau perkembangan kondisi udara.
“Kalau bisa dalam seminggu ini selalu menggunakan masker, sambil lihat keadaan,” pungkasnya. (Cca)










