Payload Logo
Berau

Proses penutupan lubang tambang milik PT BSE yang berdekatan dengan Sungai Kelay, Kabupaten Berau (dok: ESDM Kaltim)

Progres Penutupan Lubang Tambang Milik PT SBE yang Berdekatan Dengan Sungai Kelay

Penulis: Agu | Editor:
3 Februari 2026

BERAU — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kalimantan Timur (ESDM Kaltim) kunjungi PT Supra Bara Energi (SBE), pemilik izin usaha pertambangan (IUP) batubara di kawasan sungai Kelay, Jumat 30 Januari 2026.

Batubara

Lokasi tepatnya berada di Desa Rantau Panjang dan Pagar Bukur, Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.

Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto mengaku bahwa kunjungannya ke PT. SBE ini untuk merespons perhatian publik terkait potensi bencana ekologi.

“Akibat kegiatan penambangan batubara yang sangat dekat dengan Sungai Kelay,” ucap Bambang seperti dalam keterangannya, Selasa 3 Februari 2026.

Kata dia, proses Perizinan, Pembinaan dan Pengawasan PT. SBE ini adalah kewenangan Kementerian ESDM RI.

Batubara

Dinas ESDM Kaltim hanya melaksanakan kunjungan lapangan ke lokasi IUP. Bertujuan mengkoordinasikan arahan Kepala Inspektur Tambang Kementrian ESDM telah dilaksanakan oleh PT. SBE.

“Dan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas penambangan telah memenuhi aspek keselamatan khususnya warga di sekitar wilayah tambang,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, PT. SBE telah melakukan sejumlah upaya pengendalian teknis.

Berau

Katanya untuk menjaga stabilitas lereng dan melindungi badan sungai dengan teknik Grouting yaitu injeksi semen dengan kedalaman masing masing lubang sepanjang 600 Meter.

Itu membentang di sisi timur PIT bukaan penambangan, sebagai penahan gerakan tanah untuk kestabilan lereng penambangan, dan drainhole untuk mengurangi tingkat kejenuhan material pada dinding bukaan.

“Proses penutupan Void telah dilakukan,” tandasnya.

Saat kunjungan, progres tersebut telah mengalami perubahan elevasi dengan kenaikan ±40 M atau ±2,6 juta BCM overburden.

Sedangkan untuk proses penutupan keseluruhan diperlukan ±10 juta BCM overburden yang diperkirakan selesai pada bulan Agustus 2026 (level pertama -90 MDPL pada keseluruhan PIT 55).

“Bersamaan dengan penutupan void tersebut, dilakukan juga perapian pada dinding penambangan sehingga terbentuk bench/jenjang untuk menstabilkan lereng bukaan tambang,” kata Bambang.

Lubang Tambang di Kaltim

Proses penutupan ini nantinya sesuai dengan yang disampaikan oleh pihak manajemen PT. SBE.

Finalnya akan mencapai elevasi +5 MDPL dengan lebar ±500 meter—jarak horizontal antar dinding bukaan—sebagai penguatan/penahan bekas bukaan tambang tersebut.

“Dan finalnya area tersebut tidak meninggalkan void, penimbunan/backfilling 100%,” pungkasnya.

Sebelumnya lubang tambang yang menganga ini sempat viral lantaran lebih rendah ketimbang sungai Kelay.

Warga menyoroti bahwa kondisi ini bisa saja melahirkan bencana ekologis dan merugikan masyarakat. (Agu)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025