BONTANG — Pembangunan Polder Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, akan mendapat dukungan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Camat Bontang Selatan, Ahmad Effa Yuliansyah menegaskan pihak kecamatan mendorong agar masyarakat sekitar dilibatkan selama proses pelaksanaan proyek.
Menurut Ahmad Effa, pelaksanaan pembangunan berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum.
Meski demikian, Kecamatan Bontang Selatan tetap melakukan koordinasi karena proyek berada di kawasan permukiman padat penduduk.
"Kami meminta agar RT-RT dan pemuda di sekitar lokasi dilibatkan. Jangan sampai pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru menimbulkan persoalan sosial karena warga tidak ikut dilibatkan," ujarnya saat ditemui Katakaltim beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, keterlibatan masyarakat sangat penting, mengingat aktivitas proyek berpotensi memengaruhi mobilitas warga di sekitar lokasi.
Jika muncul keluhan dari masyarakat, kecamatan sebagai perangkat wilayah akan menjadi pihak yang pertama menerima laporan.
Karena itu, koordinasi antara pelaksana proyek dengan pemerintah wilayah Bontang Selatan perlu dilakukan sejak awal.
"Kalau ada apa-apa, masyarakat pasti menyampaikan ke kami. Walaupun kewenangan penuh ada di Dinas PU, sebagai wilayah kami tetap membackup kegiatan tersebut," katanya.
Terkait jadwal pelaksanaan, Ahmad Effa menyebut proyek tersebut sudah mulai berjalan dan merupakan program yang ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Ia berharap pembangunan folder dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat, termasuk sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di wilayah Bontang Selatan sesuai perencanaan teknis yang disusun.
Sebelumnya, menjelang pelaksanaan pekerjaan, Dinas PUPR telah menggelar sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat terdampak.
Kegiatan itu dihadiri perwakilan masyarakat, ketua RT di sekitar lokasi pembangunan, Perumda Air Minum Tirta Taman, PLN Kota Bontang, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sosialisasi itu, PUPR menjelaskan tujuan pembangunan, tahapan pelaksanaan pekerjaan, manfaat yang akan diperoleh masyarakat, hingga potensi dampak yang perlu diantisipasi selama proses konstruksi berlangsung.
Kepala Dinas PUPR Kota Bontang menyampaikan pembangunan Polder Tanjung Laut merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan sistem pengendalian banjir dan genangan di kawasan Tanjung Laut dan sekitarnya.
Infrastruktur ini, nantinya mampu mendukung pengelolaan tata air yang lebih baik sehingga dapat mengurangi risiko genangan saat curah hujan tinggi maupun ketika air pasang dari laut. (Adv)










