Payload Logo
Wali Kota Balikpapan

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud dalam agenda safari Ramadan, Selasa (24/2/2026) (dok: Han/katakaltim)

Wali Kota Balikpapan Ajak Masyarakat Berlomba-lomba Melakukan Kebaikan

Penulis: Hilman | Editor:
24 Februari 2026

BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengajak seluruh masyarakat berlomba-lomba melakukan kebaikan.

Ajakan tersebut disampaikan usai membuka rangkaian Safari Ramadhan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa 24 Februari 2026.

Rahmad menyeru agar masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum pembinaan diri yang berkelanjutan, bukan hanya ritual tahunan semata.

“Makna Ramadan ini adalah bagaimana kita memberikan contoh kepada masyarakat. Di bulan suci ini kita berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meningkatkan amal ibadah. Tapi bukan hanya di bulan Ramadan saja, setelah itu kita harus tetap istiqomah,” ucapnya.

Menurut dia, esensi Ramadan adalah melatih diri menahan hawa nafsu serta menghindari hal-hal yang tidak baik, yang seharusnya terus diterapkan pada bulan-bulan berikutnya.

“Artinya hikmah dan makna Ramadan itu harus kita lanjutkan. Apalagi kita sebagai pejabat, harus menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat,” ujarnya.

Rahmad menegaskan, komitmen tersebut sejalan dengan visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatul Iman.

“Kita yang muslim menjalankan syariat dengan baik. Saudara-saudara kita yang Nasrani, Hindu, Buddha juga menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Kalau semua menjalankan syariat agamanya, insya Allah Balikpapan aman dan harmonis,” katanya.

Dorong Sertifikasi Halal Rumah Potong Unggas

Pada kesempatan itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan Masrivani menyerahkan piagam sertifikat halal pemotongan unggas kepada perwakilan pengelola rumah potong di Balikpapan.

Rahmad Mas'ud menyebut, saat ini sudah ada delapan sertifikat halal untuk rumah potong unggas di Balikpapan. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah.

“Ini kerja sama dengan Kemenag. Sertifikasi halal itu penting, terutama untuk pemotongan hewan. iKita sudah delapan, itu cukup besar di Kalimantan. Tapi ke depan harus lebih ditingkatkan, lebih syariah dan lebih tertib,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya jaminan kehalalan produk makanan yang dikonsumsi masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil seperti pedagang pentol dan salome.

“Makanan itu masuk ke tubuh kita. Kalau yang kita konsumsi halal dan thayyib, penuh keberkahan, insya Allah hidup kita juga berkah,” kata Rahmad.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota turut menyerahkan bingkisan kepada pengelola pondok pesantren dan panti asuhan. (Han)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025