Payload Logo
Korban mutilasi

Potongan tubuh korban mutilasi di kawasan Gunung Pelandu, RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Sabtu 21 Maret 2026 (dok: warga)

Warga Gunung Pelandu Samarinda Temukan Potongan Tubuh Manusia, Diduga Korban Mutilasi

Penulis: Ali | Editor: Agung
21 Maret 2026

SAMARINDA — Warga Jalan Gunung Pelandu, RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, mendadak heboh dengan penemuan potongan tubuh manusia, Sabtu 21 Maret 2026.

Ketua RT 13, Aang Nawasari, mengatakan laporan awal ia terima dari warga yang datang ke rumahnya. Potongan tubuh tersebut pertama kali ditemukan oleh dua anak yang kemudian melapor kepada warga sekitar.

“Awalnya ada dua anak yang menemukan. Mereka melihat bagian tubuh yang terpotong, lalu melapor ke Pak Suwono. Dari situ saya diberi tahu dan langsung menuju lokasi,” ucap Aang menukil korankaltim.

Setibanya di lokasi, ia menyebut potongan tubuh yang ditemukan berupa bagian jari tangan, lengan, dan paha. Temuan itu langsung membuat warga panik dan berdatangan ke lokasi.

“Yang terlihat itu bagian jari, lengan, sama paha,” jelasnya.

Aang memastikan, sebelumnya tidak pernah terjadi kejadian serupa di lingkungan tersebut. Ia juga menegaskan tidak ada tanda-tanda keributan sebelum penemuan itu terjadi.

“Tidak ada kejadian seperti ini sebelumnya, dan tidak ada keributan. Ini baru pertama kali terjadi,” katanya.

Lokasi penemuan berada di kawasan yang jarang dilintasi warga. Akses menuju area tersebut terbatas karena merupakan permukiman buntu dengan satu jalur keluar-masuk.

“Di sini memang kampung buntu, aksesnya cuma satu, tidak ada jalan tembus lain. Jadi memang jarang dilalui orang,” tambahnya.

Penemuan potongan tubuh itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Aang bersama warga langsung mengamankan lokasi dan melarang warga mendekat.

“Kami langsung melarang warga mendekat, kemudian saya menghubungi pihak kepolisian melalui bhabinkamtibmas agar segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kejadian tersebut. (Ali)

Koran Katakaltim

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu I April 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu IV Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu III Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025

Edisi Minggu II Maret 2025